Datangi Polres Probolinggo, Ormas TKN Meminta Usut Tuntas Pelaku Penghina Presiden Jokowi

Probolinggo – Polres Probolinggo didatangi ormas Tapal Kuda Nusantara (TKN), kedatangan ormas TKN itu terkait pernyataan Rocky Gerung yang diduga menghina Presiden Jokowi widodo.

Anggota TKN yang dipimpin oleh ketua DPC TKN proya Kamari didampingi Sekda Sholehuddin beserta jajaran pengurus dan Brigade keamanan TKN menyerahkan dokumen pernyataan sikap dilaksanakan di loby Kantor Polres Probolinggo.

Hal itu di sambut baik oleh Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana diruang lobi Mapolres Probolinggo.

Ketua DPC TKN PROYA Kamari, SE mengatakan, maksud dan tujuan kami mendatangi Polres Probolinggo adalah untuk mendukung Kepolisian RI mengusut tuntas kasus penghinaan Presiden Jokowi widodo,

“Kami berharap pihak Kepolisian segera mengadili Rocky Gerung, agar tercipta kondusifitas ditengah masyarakat, juga kepercayaan masyarakat terbadap institusi Polri meningkat,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Kabupaten Probolinggo AKBP Wisnu Wardana mengatakan, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada TKN yang telah mendukung dan bersinergi dengan Polri dengan damai. Kedepan bisa bekerjasama terkait Kamtibmas di lingkungan Polres Probolinggo.

Adapun isi pernyataan sikap DPP TKN adalah sebagai berikut:

1. Mengecam segala tindakan apapun yang merendahkan martabat Presiden RI sebagai pemimpin Negara.

2. Kami Ormas TKN menuntut pihak Kepolisian RI segera mengusut tuntas pernyataan penghinaan Presiden yang dilakukan oleh saudara Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi.

3. Mendukung penuh proses hukum terhadap Rocky Gerung yang saat ini sedang ditangani oleh Mabes Polri.

4. Menolak segala bentuk propaganda, provokatif, isu sara yang mengakibatkan perpecahan di tengah masyarakat.

5. Mendukung penuh perpindahan Ibu Kota Negara IKN ke Kalimantan yang saat ini sedang dilakukan oleh Presiden Jokowi.

Kedatangan anggota ormas TKN sekira pukul 13.00 wib, dengan disambut baik oleh Kapolres Probolinggo, yang menunjukkan sinergitas yang baik antar Polri dan ormas.

Exit mobile version