Menkeu Purbaya Ungkap Negara Rugi Rp25 Triliun Akibat Subsidi Pengusaha Kaya Batu Bara

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudi Sadewa memaparkan sejumlah kebijakan strategis.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudi Sadewa memaparkan sejumlah kebijakan strategis.

Probolinggo, bolinggoNews.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudi Sadewa memaparkan sejumlah kebijakan strategis dan mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai kerugian negara yang mencapai puluhan triliun rupiah akibat celah peraturan.

Paparan ini disampaikan saat Rapat Kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Senin (8/12/2025).

Menkeu Purbaya mengungkapkan bahwa negara telah merugi sebesar Rp25 triliun per tahun akibat mekanisme restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di sektor batu bara.

Kerugian ini berawal dari perubahan status batu bara menjadi Barang Kena Pajak (BKP) pasca-diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja tahun 2020.

Net income kita dari industri batu bara bukannya positif, malah dengan pajak segala macam jadi negatif,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, regulasi tersebut secara tidak langsung menjadi subsidi bagi industri yang sudah meraup untung besar, kondisi yang dinilainya bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945.

Baca Juga :  Wali Kota Probolinggo Resmikan Commuter Line Supas, Perjalanan Probolinggo - Surabaya Hanya Rp8.000

Menanggapi kerugian triliunan tersebut, pemerintah menetapkan pungutan ekspor batu bara. Langkah ini diambil semata-mata untuk mengatasi kerugian restitusi PPN tersebut, bukan untuk melemahkan daya saing batu bara di pasar global.

Dalam upaya mengatasi kebocoran dan underinvoicing di Bea Cukai, Menkeu menegaskan bahwa ia sedang melakukan perombakan total pada sistem teknologi informasi kepabeanan, termasuk integrasi sistem terpusat.

“Jika Anda tidak bisa memperbaikinya dalam waktu setahun dari sekarang, ada kemungkinan besar seluruh pegawai Bea Cukai akan dirumahkan,” tegas Purbaya, mengutip pernyataannya.

Selain Bea Cukai, Purbaya juga menyoroti para pengemplang pajak. Ia mengungkapkan, banyak pihak yang bersuara lantang di media sosial, namun setelah diinvestigasi, terbukti tidak memenuhi kewajiban membayar pajak.

Baca Juga :  Sebuah Kafe di Kota Probolinggo Digeruduk Ratusan Pemuda Berseragam Silat

Ia mencontohkan kasus wajib pajak yang Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)-nya nihil selama 5 tahun berturut-turut meskipun memiliki banyak gudang.

Mengenai rencana pengenaan Cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan (MBDK), Menkeu Purbaya memastikan kebijakan ini ditunda pelaksanaannya.

“Kami akan jalankan dan mulai memikirkannya ketika ekonomi sudah dalam keadaan lebih baik dari sekarang,” jelas Purbaya, menambahkan bahwa implementasi cukai MBDK baru akan didiskusikan ketika pertumbuhan ekonomi di atas 6%.

Di sisi lain, pemerintah menjanjikan dukungan 100% untuk program hilirisasi. Setelah beberapa proyek hilirisasi batu bara di masa lalu gagal, Purbaya berjanji akan memastikan insentif yang tepat untuk perusahaan yang ingin berinvestasi di sektor hilirisasi ke depan.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

Sepeda Listrik Jadi Primadona Baru Transportasi Warga Probolinggo
Peluncuran Aksi Pesona di Sukapura, Wadah Kreativitas Guru dan Siswa di Momen Hardiknas 2026
Piala Wali Kota Probolinggo 2026 Jadi Wadah Lahirnya Atlet Panjat Tebing Berprestasi
Festival Hari Anak Nasional Kota Probolinggo, Perkuat Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini
Semangat Baru Atletik Kota Probolinggo: 12 Atlet Dilepas Menuju Jatim Open 2026
Polres Probolinggo Kota Gandeng Buruh dan Ojol Perkuat Sabuk Kamtibmas
Waspada Penipuan Haji Jalur Kilat, Dini Rahmania Tegaskan Tak Ada Keberangkatan Tanpa Antre
Begini Kondisi Terbaru Jemaah Haji Probolinggo Pasca Insiden Bus di Madinah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:17 WIB

Sepeda Listrik Jadi Primadona Baru Transportasi Warga Probolinggo

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Peluncuran Aksi Pesona di Sukapura, Wadah Kreativitas Guru dan Siswa di Momen Hardiknas 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:55 WIB

Piala Wali Kota Probolinggo 2026 Jadi Wadah Lahirnya Atlet Panjat Tebing Berprestasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:21 WIB

Festival Hari Anak Nasional Kota Probolinggo, Perkuat Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini

Kamis, 30 April 2026 - 20:58 WIB

Semangat Baru Atletik Kota Probolinggo: 12 Atlet Dilepas Menuju Jatim Open 2026

Berita Terbaru