PROBOLINGGO, bolinggonews.com – Anggota DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Pak Robit Riyanto, mendorong Pemerintah Kota Probolinggo untuk segera merespons inovasi warga terkait pembukaan akses jalan tembus baru. Selasa (06/01/26).
Jalan tembus itu melewati 3 kelurahan sekaligus yaitu Kelurahan jrebeng lor, kelurahan Jrebeng wetan dan kelurahan kanigaran.
Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM.
Dalam tinjauan lapangannya, Pak Robit memberikan apresiasi atas ide kreatif masyarakat yang berhasil mengidentifikasi jalur potensial tersebut.
Robit menegaskan bahwa pemerintah harus hadir untuk mendengarkan masukan warga agar potensi ekonomi di wilayah tersebut tidak terbuang percuma.
“Ini adalah ide-ide baru yang sangat penting untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat ke depan. Pemerintah harusnya hadir, minimal mendengarkan masukan atau ‘uneg-uneg’ dari masyarakat agar segera ditangkap,” ujar Pak Robit di sela peninjauan lokasi.
Selain infrastruktur jalan, Pak Robit juga menyoroti potensi pengembangan wisata air di area tersebut.
Ia menyarankan agar dilakukan pengerukan dan penataan sungai serta optimalisasi lahan-lahan yang saat ini masih tidak produktif.
Berdasarkan estimasi awal, perbaikan sarana dan prasarana di wilayah tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar.
Lebih lanjut, ia meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Koperindag) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk segera melakukan koordinasi bersama Sekda dan Walikota.
Terkait target realisasi, pihak legislatif menyatakan kesiapannya untuk mendorong penganggaran, baik melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) maupun selambat-lambatnya pada awal tahun 2027.
“Walikota sekarang, akan menjadi acuan jempolan karena UMKM pasti akan sangat mengapresiasi,” pungkasnya.
Sementara Junaedi salah satu pelaku umkm yang biasa berjualan di area glaser merasa senang adanya informasi rencana pembangunan tersebut.
“Kalau realisasi umkm dan PKL bakal punya tempat jadi nggak jualan di area jalan glaser, bakal rame pengunjung juga karena disini memang tempat nongkrong masyarakat sambil lihat atraksi air mancur malam hari,” ungkapnya.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












