PROBOLINGGO, Bolinggonews.com – Niat rombongan wisatawan asal Thailand menikmati kemegahan matahari terbit di Gunung Bromo berujung pilu.
Alih-alih membawa pulang kenangan indah, mereka justru kehilangan tujuh koper berisi barang berharga setelah kawanan pencuri membobol kendaraan mereka di Pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/2/2026) pagi.
Peristiwa ini bermula saat rombongan tiba di area pemberhentian bus menggunakan minibus Toyota Hiace.
Sopir dan para wisatawan kemudian turun sejenak untuk beristirahat, meninggalkan koper-koper mereka di dalam mobil yang telah terkunci rapat.
Namun, suasana tenang berubah menjadi kepanikan saat mereka kembali ke kendaraan. Sopir mulai merasakan kejanggalan ketika pintu mobil mendadak sulit ia buka.
“Begitu pintu terbuka, kami melihat kondisi di dalam sudah berantakan. Koper yang semula tersusun rapi sudah acak-acakan. Setelah kami cek, tujuh koper raib,” ungkap Jhonni, agen travel yang mendampingi rombongan tersebut.
Ketegangan sempat memuncak di lokasi kejadian. Karena tak menemukan kerusakan fisik yang mencolok pada mobil, para turis sempat menaruh curiga kepada pihak travel.
Situasi mulai menemui titik terang saat salah satu koper memancarkan sinyal GPS.
“Sinyal GPS menunjukkan titik terakhir di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo,” tambah Jhonni.
Tak ingin kehilangan jejak, Jhonni bersama rombongan bergegas menuju lokasi tersebut sembari meminta bantuan kepolisian.
Puluhan anggota Reskrim dari Polres Probolinggo segera mengepung dan menggeledah sebuah rumah warga yang dicurigai.
Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Sinyal GPS mendadak hilang dan koper-koper tersebut tetap tak terlihat rimbanya.
Aksi pencurian ini menimbulkan kerugian besar, mulai dari kamera, tablet, iPhone, hingga pakaian pribadi yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah.
Ironisnya, salah satu koper juga menyimpan paspor, memaksa para wisatawan asing tersebut mengurus laporan kehilangan di Mapolres Probolinggo demi bisa pulang ke negara asal.
Kini, aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu pelaku. Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat keamanan di jalur wisata utama menuju Gunung Bromo merupakan kunci utama citra pariwisata internasional Indonesia.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












