Viral Ibu di Kota Probolinggo Dianiaya Tetangga Berparang

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo,Bolinggonews.com – Diduga dipicu perselisihan batas jalan, seorang pria nekat menganiaya tetangganya sendiri menggunakan senjata tajam di Jalan KH Hasan, Kota Probolinggo, Sabtu (1/2/2026).

Korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga diserang saat sedang meratakan semen di halaman rumahnya bersama anak dan suami.

“Kalau tidak saya tutup, setiap hari rusak karena dilewati sepeda. Itu Cuma ditempel semen sementara, masih bisa dilewati sepeda bahkan becak. Tanah itu hak milik saya, ada sertifikatnya,” ujar korban saat diwawancarai, Selasa (17/2/2026) malam.

Namun tanpa peringatan, seorang pria bernama Malik yang merupakan tetangganya sendiri tiba-tiba datang membawa parang.

“Saya tidak tahu datangnya dari mana. Tiba-tiba sudah bawa parang, langsung nebas bunga-bunga saya,” tuturnya dengan nada geram.

Baca Juga :  Satlantas Polres Probolinggo Kota Cek Kelayakan Armada Bus Jelang Nataru

Tanaman hias yang telah dirawat puluhan tahun disebut habis dirusak. Situasi semakin mencekam ketika anak korban mencoba merekam kejadian menggunakan ponsel.

“Anak saya mau rekam pakai HP. Begitu ketahuan, langsung dikejar. Ditendang di bagian dada, HP-nya dibanting sampai rusak. Anak saya jatuh, mau berdiri malah diinjak,” ungkapnya.

Korban juga menyebut dua orang lain bernama Malik, diduga saudara pelaku—ikut terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Ironisnya, ini bukan kali pertama keluarga korban mengaku menjadi sasaran kekerasan. Pada Juni 2025, suami korban disebut pernah dipukul oleh orang saat keluarga sedang menggelar hajatan.

“Sudah kami laporkan ke Polsek Mayangan. Ada bukti visum, ada saksi. Tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” keluhnya.

Baca Juga :  Dewan Sidak Tiga Sekolah di Kota Probolinggo Terkait Pelaksanaan SPMB 2025

Korban mengaku kecewa berat karena laporan sebelumnya tak kunjung diproses.

“Saya sudah bilang, saya kecewa. Bukti ada, laporan ada, tapi tidak ada tindakan. Katanya nanti dihubungi setelah hajatan selesai, tapi sampai sekarang tidak ada kabar,” tegasnya.

Akibat kejadian terbaru ini, korban mengalami kerugian berupa tanaman hias bernilai puluhan tahun perawatan dan satu unit telepon genggam yang rusak.

Keluarga korban berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Inos

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Polres Probolinggo dan Bapanas Sidak Pasar Baru Probolinggo, Ini Hasil Pantauan Harga Sembako
Ingin Renang Hemat di Probolinggo? Kunjungi Kolam Renang TRA yang Bersih dan Aman
Meski Diguyur Hujan, Perayaan Imlek di Klenteng Sumber Naga Probolinggo Tetap Meriah dan Khidmat
Tak Terima Anak Dihina, Empat Wanita di Probolinggo Ngamuk Hingga Lukai Lansia
Insiden Koper Turis Thailand Dicuri, Keamanan Wisata Bromo Jadi Atensi Khusus Bupati Probolinggo
MUI Kota Probolinggo Gelar Pengukuhan, Ta’aruf dan Raker
Rombongan Turis Asal Thailand Kehilangan 7 Koper di Bromo, Diduga Digasak Maling
Tertibkan Tata Ruang, Bupati Probolinggo Pastikan Perlindungan Lahan Pertanian Probolinggo

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:14 WIB

Polres Probolinggo dan Bapanas Sidak Pasar Baru Probolinggo, Ini Hasil Pantauan Harga Sembako

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:39 WIB

Viral Ibu di Kota Probolinggo Dianiaya Tetangga Berparang

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:40 WIB

Ingin Renang Hemat di Probolinggo? Kunjungi Kolam Renang TRA yang Bersih dan Aman

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:47 WIB

Meski Diguyur Hujan, Perayaan Imlek di Klenteng Sumber Naga Probolinggo Tetap Meriah dan Khidmat

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:08 WIB

Tak Terima Anak Dihina, Empat Wanita di Probolinggo Ngamuk Hingga Lukai Lansia

Berita Terbaru