BGN Tutup Pendaftaran Mitra: Waspadai Modus Jual-Beli Titik SPPG

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi mengumumkan penutupan pendaftaran mitra untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, BGN mengeluarkan peringatan keras terkait munculnya praktik penipuan berupa jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, mengungkapkan adanya oknum yang menjanjikan slot kemitraan dengan meminta biaya tertentu.

Ia menegaskan bahwa sistem pendaftaran saat ini sudah terkunci dan tidak ada celah bagi pendaftar baru.

“Sekarang sistemnya sudah ditutup. Oleh karena itu, waspadai orang-orang yang bilang masih bisa daftar karena bisa langsung kami drop.

Saya pernah menerima video informasi bahwa satu titik jual-beli itu dihargai Rp200 juta. Begitu saya lihat ID-nya, langsung kami drop (batalkan) agar pelaku yang membayar itu rugi,” tegas Sony Sanjaya , Jumat (6/3).

Baca Juga :  Urat Nadi Ekonomi Terputus Bencana, Dandim 0820 Pastikan Jembatan Bailey Segera Rampung

Selain jual-beli titik, BGN juga mengendus modus baru di mana oknum berpura-pura telah membangun infrastruktur dapur namun mengaku tertipu demi mendapatkan simpati dan verifikasi instan dari pusat.

Sony mengimbau masyarakat agar tidak terjebak dalam skema tersebut dan segera melaporkan segala bentuk pemerasan atau penipuan kepada pihak berwajib.

“Laporkan orang yang meminta uang tersebut. Ketika saya mendapatkan bukti dokumen pendukung bahwa titik SPPG ini hasil jual-beli, akan langsung saya turunkan. Silakan para oknum tersebut bertanggung jawab atas perbuatannya,” ujar Sony.

Baca Juga :  Sebuah Kafe di Kota Probolinggo Digeruduk Ratusan Pemuda Berseragam Silat

Ia menambahkan bahwa calon mitra yang terbukti melakukan kecurangan akan langsung diblokir secara permanen dari sistem mitra.bgn.go id.

Saat ini, laporan terkait penipuan tersebut sudah mulai diproses oleh pihak kepolisian dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah per orang.

Penutupan pendaftaran ini dilakukan karena jumlah mitra telah memenuhi kuota yang dibutuhkan untuk melayani program nasional tersebut.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 24.000 SPPG yang berdiri di seluruh wilayah Indonesia untuk menyukseskan distribusi gizi bagi masyarakat.

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com / Antara

Berita Terkait

Sepeda Listrik Jadi Primadona Baru Transportasi Warga Probolinggo
Peluncuran Aksi Pesona di Sukapura, Wadah Kreativitas Guru dan Siswa di Momen Hardiknas 2026
Piala Wali Kota Probolinggo 2026 Jadi Wadah Lahirnya Atlet Panjat Tebing Berprestasi
Festival Hari Anak Nasional Kota Probolinggo, Perkuat Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini
Semangat Baru Atletik Kota Probolinggo: 12 Atlet Dilepas Menuju Jatim Open 2026
Polres Probolinggo Kota Gandeng Buruh dan Ojol Perkuat Sabuk Kamtibmas
Waspada Penipuan Haji Jalur Kilat, Dini Rahmania Tegaskan Tak Ada Keberangkatan Tanpa Antre
Begini Kondisi Terbaru Jemaah Haji Probolinggo Pasca Insiden Bus di Madinah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:17 WIB

Sepeda Listrik Jadi Primadona Baru Transportasi Warga Probolinggo

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Peluncuran Aksi Pesona di Sukapura, Wadah Kreativitas Guru dan Siswa di Momen Hardiknas 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:55 WIB

Piala Wali Kota Probolinggo 2026 Jadi Wadah Lahirnya Atlet Panjat Tebing Berprestasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:21 WIB

Festival Hari Anak Nasional Kota Probolinggo, Perkuat Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini

Kamis, 30 April 2026 - 20:58 WIB

Semangat Baru Atletik Kota Probolinggo: 12 Atlet Dilepas Menuju Jatim Open 2026

Berita Terbaru