PROBOLINGGO, Bolinggonews.com – Pemerintah Kota Probolinggo, bersama Walikota Probolinggo, menggelar monitoring dan evaluasi (monev) bahan pokok penting (Bapokting) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Selasa (10/3) pagi.
Kegiatan ini dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, sementara tim kedua dipimpin oleh Wakil Wali Kota, Ina Dwi Lestari. Selain itu, Walikota Probolinggo ingin memastikan koordinasi berjalan lancar.
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas inflasi dan mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang Lebaran. Dengan adanya Walikota Probolinggo memimpin monitoring, masyarakat merasa lebih tenang.
“Kami menindaklanjuti upaya pengendalian inflasi. Jawa Timur termasuk daerah dengan inflasi yang cukup tinggi, sehingga kami harus memastikan pasokan aman dari hulu,” ujar dr. Aminuddin.
Berdasarkan hasil pantauan, stok pangan di Pasar Baru dinyatakan aman. Namun, dr. Amin mencatat adanya kenaikan pada komoditas tertentu.
“Alhamdulillah stok aman. Tapi memang ada kenaikan pada cabai sekitar Rp2.000 dibanding minggu lalu.
Temuan ini akan kami laporkan ke Kemendagri untuk dikoordinasikan lebih lanjut,” tambahnya.
Namun, di balik laporan harga, dr. Amin juga menyerap kegelisahan para pedagang resmi. Mereka mengeluhkan keberadaan pedagang liar di area luar pasar yang kerap membuat kondisi semrawut.
“Pak Wali, tolong buatkan pos penjaga untuk Satpol PP di sini,” keluh salah satu pedagang.
Mereka mengaku lelah karena pedagang liar sering “kucing-kucingan” dengan petugas; muncul saat petugas pergi, dan lari saat petugas datang.
Menanggapi hal tersebut, dr. Aminuddin mengakui adanya keterbatasan jumlah personel di lapangan. Ia pun menegaskan akan segera melakukan evaluasi komposisi anggota Satpol PP. Bahkan, Walikota Probolinggo berkomitmen untuk meningkatkan keamanan pasar.
“Kami memang terkendala jumlah personel karena banyak titik yang harus diawasi. Insyaallah dalam waktu dekat, komposisi personel akan kami tambah sekitar 10 persen,” tegasnya.
Penambahan ini diharapkan dapat memaksimalkan penjagaan, termasuk rencana pembangunan posko permanen seperti yang sudah diterapkan di area Alun-alun. Sebagai penutup, peran Walikota Probolinggo sangat penting dalam menjaga stabilitas kota.
Penulis : id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












