11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Sebanyak 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Probolinggo terpaksa ditutup sementara.

Langkah tegas ini diambil lantaran sejumlah dapur pelaksana tersebut belum mengantongi Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat wajib operasional.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, membenarkan adanya penangguhan operasional tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Sabtu (14/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini merujuk pada keputusan langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Penutupan sementara dilakukan karena belum adanya SLHS di unit-unit SPPG tersebut,” ujar Ugas.

Baca Juga :  Piala Wali Kota Probolinggo 2026 Jadi Wadah Lahirnya Atlet Panjat Tebing Berprestasi

Mengenai lokasi spesifik ke-11 titik yang terdampak, Ugas belum bisa memerinci secara detail. Hal ini dikarenakan surat pemberitahuan dari pusat diterima secara kolektif bersama data ribuan dapur MBG lainnya di wilayah Jawa Timur.

“Saya belum bisa merinci lokasinya satu per satu karena suratnya masuk bersamaan dengan data 1.512 SPPG se-Jawa Timur,” imbuhnya.

Meski demikian, Ugas menyebutkan beberapa wilayah yang dipastikan terdampak penutupan sementara ini berada di Kecamatan Paiton, Kraksaan, dan Sumberasih.

Ia menegaskan bahwa operasional akan kembali normal setelah seluruh persyaratan terpenuhi.

“Penutupan ini sifatnya sementara. Jika persyaratan administratif dan standar higienenya sudah dipenuhi, izin operasionalnya akan segera dicabut kembali status penutupannya,” tegas Ugas.

Baca Juga :  Festival Hari Lingkungan Hidup 2026 Kota Probolinggo Berlangsung Meriah

Penutupan ini memang berpotensi memengaruhi distribusi makanan bergizi kepada para siswa di sekolah-sekolah yang dilayani dapur tersebut.

Menanggapi hal itu, Ugas menyatakan pihaknya tengah bergerak cepat melakukan koordinasi agar program tetap berjalan.

Saat ini, ia tengah memimpin rapat koordinasi guna mencari solusi atas keberlanjutan program MBG di Kabupaten Probolinggo.

“Tujuannya agar program Makan Bergizi Gratis ini dapat terus berjalan sesuai dengan tujuan mulianya,” pungkas Ugas.

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, 280 Regu Pelajar SD dan SMP Ikuti Lomba Gerak Jalan di Probolinggo
HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus
Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih
Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana
Polisi Pantau Lahan Jagung Jrebeng Lor untuk Dukung Ketahanan Pangan
Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Jrebeng Lor Probolinggo Gelar Lomba Lampu Hias Rumah
DPRD Kota Probolinggo Dorong Percepatan P-APBD 2026 demi Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Guru
Dua Atlet Muaythai Probolinggo Sabet Medali di Kejurnas IMC 2026 Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, 280 Regu Pelajar SD dan SMP Ikuti Lomba Gerak Jalan di Probolinggo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:03 WIB

HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Polisi Pantau Lahan Jagung Jrebeng Lor untuk Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru