KONI Kota Probolinggo: Jadikan Olahraga sebagai Mesin Penggerak Ekonomi UMKM

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta yang hadir di ivent olahraga yang diselenggarakan Koni di Gor Yani Probolinggo

Peserta yang hadir di ivent olahraga yang diselenggarakan Koni di Gor Yani Probolinggo

PROBOLINGGO,bolinggonews.com – Bagi Pemerintah Kota Probolinggo, Alun-Alun bukan sekadar ruang terbuka hijau. Ia adalah wajah daerah, sebuah Titik Nol yang menyapa setiap tamu yang datang.

Menjaga keasrian dan martabat Alun-Alun adalah investasi reputasi yang tak ternilai harganya. Namun, di balik upaya menjaga estetika kota tersebut, ada sebuah misi besar, memastikan para pedagang kaki lima (PKL) tetap berdaya di rumah yang baru.

Langkah strategis pun diambil. Pemkot Probolinggo menyulap kawasan GOR A Yani di Kecamatan Kanigaran menjadi pusat kuliner baru.

Ini bukan sekadar memindahkan lapak, melainkan memindahkan harapan. Untuk memastikan api ekonomi tetap menyala di masa transisi, Pemkot tidak membiarkan pedagang berjuang sendirian.

Baca Juga :  Kronologi Penangkapan Buronan Kasus Korupsi Kredit BRI Cabang Probolinggo

Serangkaian acara digelar untuk memancing keramaian, dan di sinilah KONI Kota Probolinggo mengambil peran krusial.

Di bawah terik matahari dan sorak-sorai penonton, GOR A Yani kini riuh oleh berbagai perlombaan olahraga.

Lapak umkm ramai pembeli saat ivent KONI berlangsung

KONI sengaja memusatkan kegiatan di sini, sebuah langkah nyata untuk menggerakkan UMKM setempat.

Pemandangannya kontras dan mengharapkan meja-meja pedagang yang tadinya sepi, kini penuh sesak oleh peserta lomba yang melepas dahaga dan penonton yang mencari kudapan.

Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, memandang lapangan olahraga dengan visi yang lebih luas. Baginya, setiap peluit pertandingan adalah lonceng ekonomi.

Baca Juga :  Dari Probolinggo untuk Halal Berkualitas: ISNU Jatim Gelar Monitoring dan Evaluasi

“Saya melihat olahraga sebagai sektor ekonomi yang potensial. KONI berkomitmen untuk konsisten menyelenggarakan event yang mampu mendongkrak perekonomian,” ujar Zulfikar.

Ia meyakini bahwa hubungan antara atlet dan pedagang adalah simbiosis mutualisme yang saling menghidupkan.

“Bisa dibayangkan jika setiap pekan ada event olahraga. Dampaknya pada okupansi hotel, UMKM, dan ekonomi kreatif akan sangat luar biasa,” tambahnya.

Namun, keramaian saja tidak cukup. Pemerintah menyadari bahwa kenyamanan adalah kunci keberlanjutan.

Evaluasi bertahap terus dilakukan, mulai dari standarisasi rasa makanan, kebersihan lingkungan, hingga penciptaan suasana yang membuat pembeli betah untuk kembali lagi.

Berita Terkait

LIRA Jatim Tuntut Pencopotan Kepala KSOP Probolinggo dan Audit Total
Tanggap Bencana, PC GP Ansor Kota Probolinggo Bantu Korban Kebakaran Rumah
Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!
Wali Kota Probolinggo Perkuat Sinergi Literasi dengan Balai Bahasa Jatim
Mengenal Gratifikasi : Jebakan Manis di Balik Tanda Terima Kasih
7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur
Alun – alun, Keberhasilan Pemkot Probolinggo Membangun Ruang Publik yang Humanis
29 kelurahan di Kota Probolinggo Tergenang Air Akibat Hujan selama 10 jam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:24 WIB

LIRA Jatim Tuntut Pencopotan Kepala KSOP Probolinggo dan Audit Total

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:43 WIB

Tanggap Bencana, PC GP Ansor Kota Probolinggo Bantu Korban Kebakaran Rumah

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:05 WIB

Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:59 WIB

Wali Kota Probolinggo Perkuat Sinergi Literasi dengan Balai Bahasa Jatim

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:31 WIB

7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur

Berita Terbaru