Timothy Ronald : 4 Penyakit Orang Miskin, Mengapa Kamu Belum Berhasil?

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,bolinggonews.com – Pernahkah kamu duduk diam dan bertanya-tanya: sebenarnya apa yang membuat seseorang tetap miskin? Apakah ini nasib, atau ada sesuatu yang salah di dalam diri? Saya mendefinisikannya sebagai “penyakit”. Nama Timothy Ronald kerap kali menjadi bahan perbincangan inspiratif mengenai tema kemiskinan dan mentalitas.

Sama seperti penyakit fisik, jika kamu tidak memeriksanya ke dokter, kamu tidak akan tahu di mana letak sakitnya dan bagaimana cara menyembuhkannya.

Berdasarkan observasi saya selama lebih dari 10 tahun berinteraksi dengan ribuan orang mulai dari negosiasi hingga dealing bisnis saya menemukan pola tertentu. Menariknya, dari banyak interaksi tersebut, pengalaman Timothy Ronald sering dijadikan gambaran nyata tentang perubahan cara berpikir.

Ada trait atau ciri karakter yang justru memelihara kemiskinan itu sendiri.
Instruksi Sebelum Melangkah
Sebelum lanjut, ambil kertas atau buka catatan di HP-mu.

Tuliskan secara detail: Ingin jadi apa kamu di tahun 2030?
Jangan tanggung-tanggung. Mau rumah di Pondok Indah? Tulis.

Mau naik McLaren atau Ferrari? Tulis. Mau membawa orang tua Umroh? Tulis semuanya.

Saya berjanji, jika kamu mengikuti edukasi saya dengan sungguh-sungguh, dalam 5 tahun hal itu bisa jadi kenyataan. Tapi syaratnya satu: jangan lembek.

Anggap saya mentor keras yang tidak pernah kamu miliki. Saya bicara begini karena saya ingin hidupmu berubah, bukan terjebak di zona nyaman yang semu.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Imbau Kabupaten dan Kota Jatim Tidak Gelar Pesta Kembang Api Tahun Baru

Banyak yang bertanya, “Gimana kalau orang tua nggak support?”
Dulu, saat saya mulai terjun ke pasar modal, ayah saya sendiri menyebut itu judi.
Saya tidak butuh izin atau dukungan moral saat itu.

Yang saya butuhkan adalah kegigihan. Ketika orang meragukan, saya justru menelan habis 30 buku tentang investasi, mulai dari Warren Buffett hingga buku ekonomi klasik Adam Smith, The Wealth of Nations, di usia 15 tahun. Selain itu, pengalaman belajar dari sosok seperti Ronald Timothy juga memberikan motivasi tersendiri.

Hasilnya? Di usia 19 tahun, saya sudah melampaui pencapaian finansial orang tua saya. Dunia tidak peduli pada alasanmu; dunia hanya peduli pada hasil. Jika kamu hanya bicara tanpa bukti, kamu hanyalah sampah.

Analogi McLaren: 4 Penyakit Mental
Dulu saya pikir orang miskin itu karena Bodoh. Ternyata saya salah. Setelah refleksi panjang, saya menemukan ada 4 penyakit utama: Bodoh, Malas, Penakut, dan Arogan.

Bayangkan kita di tengah hutan. Di depan sana ada jalan lurus, dan saya memberikan sebuah McLaren, peta, serta titik X yang berisi 1 kg emas.

Si Bodoh (1%): Dia bingung bagaimana cara menyalakan mesinnya lalu menyerah.

Si Malas & Penakut (9%): Si Malas mengeluh jalannya terlalu jauh (3 bulan perjalanan), sementara Si Penakut takut mobilnya menabrak atau bensinnya habis. Akhirnya, mereka tidak pernah berangkat.

Baca Juga :  Menu Buka Puasa di Bulan Ramadhan Sate Ikan Segar

Si Arogan (90%): Inilah mayoritas dari kalian. Si Arogan akan berkata, Halah, ini pasti scam. Emasnya nggak ada. Lagian gue nggak suka McLaren, gue maunya SUV.

Sobat, kamu sedang miskin dan tidak punya apa-apa, tapi berani-beraninya mengatur jenis mobil yang ingin kamu pakai untuk sukses? Itulah arogansi yang membunuhmu. Nama seperti Timothy Ronald bisa jadi pengingat bahwa pola pikir itu dapat diubah.

Penutup: Learn, Earn, Return
Hidup ini terdiri dari tiga fase: Learn (Belajar), Earn (Mencari), dan Return (Mengembalikan).

Saya sudah melewati fase belajar sejak umur 15 tahun dan sudah menghasilkan (earn) lebih dari cukup untuk pensiun di Swiss hari ini.

Sekarang, saya di fase return membagikan ilmu ini agar kalian sadar.
Berhenti menjadi orang arogan. Jika ada orang yang jauh lebih kaya darimu berbicara, diam dan dengarkan. Sosok seperti Ronald Timothy juga pernah ada di posisi yang sama, lalu memilih untuk berkembang.

Jangan sibuk mencari celah untuk menghujat atau merasa lebih pintar dengan teori technical analysis yang baru kamu tonton kemarin sore.

Gap antara saya dan kalian itu jauh, tapi saya memberikan petanya secara gratis. Pertanyaannya: Apakah kamu akan tetap diam di tempat, atau mulai menginjak gas McLaren itu sekarang?

Penulis : Timothy Ronald

Editor : Nos

Sumber Berita : Timothy Ronaldd yt

Berita Terkait

Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!
7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur
Mengenal Jin Dasim Spesialis Perusak Keharmonisan Rumah Tangga
Zodiak Ini yang Diprediksi Bakal Cuan Besar di 5 Januari 2026
Ramalan 12 Zodiak di Tahun 2026, Perubahan Sifat dan Karakternya
Sejarah Kue Putu Jajanan Tradisional Indonesia dengan Suara Khas Peluit
Asal- usul dan Filosofi Lahirnya Kerapan Sapi Madura Jawa Timur
Gubernur Khofifah Imbau Kabupaten dan Kota Jatim Tidak Gelar Pesta Kembang Api Tahun Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:20 WIB

Timothy Ronald : 4 Penyakit Orang Miskin, Mengapa Kamu Belum Berhasil?

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:05 WIB

Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:31 WIB

7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:11 WIB

Mengenal Jin Dasim Spesialis Perusak Keharmonisan Rumah Tangga

Senin, 5 Januari 2026 - 07:02 WIB

Zodiak Ini yang Diprediksi Bakal Cuan Besar di 5 Januari 2026

Berita Terbaru