PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Mulai tanggal 3 hingga 12 Februari 2026, ruang seni bersejarah ini menjadi saksi bisu lahirnya kembali sosok seniman kawakan asal kota Probolinggo, Bambang Sugiarto, melalui pameran tunggal bertajuk “Kembali”.
Pameran ini membawa narasi yang menyentuh sekaligus inspiratif. Bambang Sugiarto akhirnya memutuskan untuk pulang ke dunia seni rupa setelah menuntaskan masa baktinya selama 35 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Judul “Kembali” bukan sekadar kata, melainkan pernyataan sikap bahwa gairah seninya tidak pernah padam meski sempat tertimbun rutinitas birokrasi.
Daya pikat utama pameran ini terletak pada proses kreatifnya yang luar biasa. Bambang menyuguhkan sebanyak 24 karya lukis yang seluruhnya lahir hanya dalam kurun waktu dua bulan.
Proses maraton ini ia mulai segera setelah resmi purna tugas pada November 2025 lalu. Kecepatan dan kualitas karya yang dihasilkan menunjukkan betapa besar energi kreatif yang selama ini ia simpan rapat-rapat.
Acara pembukaan berlangsung semarak pada Selasa (3/2) malam. Sorot lampu galeri menyambut kehadiran para seniman lintas generasi, kolektor, dan pencinta seni yang memadati ruangan.
Penampilan Tarian Gandrung yang gemulai mengawali prosesi pembukaan, memberikan sentuhan budaya lokal yang kental sebelum para tamu menyelami makna di balik kanvas-kanvas Bambang.
Apresiasi mengalir deras dari rekan sesama seniman, salah satunya dari Welldo Wnopringgo. Ia memuji karakter lukisan Bambang yang sangat kuat di jalur ekspresionisme.
“Gaya ekspresionismenya sangat jujur. Kita bisa melihat bagaimana tarikan garisnya mencerminkan emosi yang tumpah ruah setelah sekian lama terpendam,” ujar Welldo saat mengamati salah satu karya di galeri.
Selain menjadi ajang unjuk karya, pameran ini juga menjadi panggung aspirasi. Di sela-sela acara, menyeruak harapan agar pemerintah memberikan perhatian lebih besar pada potensi seni lokal.
Para pelaku seni berharap pemerintah tidak hanya bertumpu pada pengembangan bidang olahraga, tetapi juga memperkuat ekosistem industri kreatif dan ruang publik bagi para perupa.
Bagi Bambang Sugiarto, pameran “Kembali” adalah jembatan untuk memperkenalkan diri kembali kepada publik sekaligus mempertegas eksistensinya sebagai perupa murni.
Melalui pameran ini, ia bertekad memberikan kontribusi nyata bagi khazanah seni rupa di Surabaya dan menggugah apresiasi masyarakat luas terhadap karya seni asli daerah.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












