29 kelurahan di Kota Probolinggo Tergenang Air Akibat Hujan selama 10 jam

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu jalan di kota Probolinggo yang tergenang air hujan

Salah satu jalan di kota Probolinggo yang tergenang air hujan

PROBOLINGGO,bolinggonews com – Sejak sore hingga larut malam, langit di atas Kota Probolinggo seolah tumpah. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti selama hampir sepuluh jam mengubah jalanan menjadi sungai dan ruang tamu menjadi kolam. Memang, kejadian hujan seperti ini menjadi perhatian utama warga kota.

“Air datang begitu cepat. Drainase di depan sudah tidak sanggup lagi menelan debit hujan, ditambah sungai di dekat sini meluap. Akhirnya ya tumpah, masuk semua ke dalam rumah,” ujar Zaka.

Zaka tidak sendirian. Kota Bayuangga sedang berduka di bawah kepungan air. Tercatat, sebanyak 29 kelurahan melaporkan dampak serupa akibat intensitas hujan yang belum mereda.

Baca Juga :  Rutan Kraksaan Gelar Doa Bersama dan Istighosah untuk Keselamatan Bangsa

Mulai dari kawasan pesisir di Mayangan hingga wilayah padat penduduk di Kademangan dan Jati serta kelurahan lainnya, warga terpaksa berjaga sepanjang malam, bertarung dengan air yang terus meninggi. Kejadian luar biasa seperti ini sering kali disebabkan oleh hujan lebat yang berlangsung lama.

Banjir ini bukan sekadar kiriman alam, melainkan akumulasi dari infrastruktur yang kewalahan. Drainase lingkungan yang menyempit dan tersumbat tak lagi mampu beradu cepat dengan intensitas hujan yang ekstrem.

Di balik genangan yang merendam pemukiman, terselip persoalan menahun. Beberapa sungai utama yang membelah Kota Probolinggo diketahui belum tersentuh program normalisasi secara menyeluruh. Dalam situasi hujan deras, masalah ini makin terasa.

Baca Juga :  DPRD Kota Probolinggo Dukung Usulan FKUB, tentang Perda Kerukunan Umat Beragama 

Akibatnya, pendangkalan membuat kapasitas tampung sungai menyusut drastis. Saat hujan dengan intensitas tinggi datang, sungai-sungai ini tak lebih dari sekadar saluran yang meluap ke segala arah.

Hingga berita ini diturunkan, warga di beberapa titik masih nampak sibuk membersihkan sisa-sisa lumpur, sembari sesekali menatap langit yang masih mendung berharap sisa hari ini tak lagi membawa kecemasan yang sama. Semua berharap kejadian hujan seperti hari ini tak terulang.

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

CCTV Ungkap Pencuri Tas Rp9 Juta di Warkop Kota Probolinggo, Uang Dipakai Berobat Anak
Motor Beat Misterius Ditemukan di Tengah Sawah Probolinggo
Kasus Curanmor NMAX Terungkap, Perangkat Desa di Probolinggo Diamankan Polisi
Lima Hari Dicari, Penyelam Tradisional Probolinggo Ditemukan Meninggal di Laut
KPU Kota Probolinggo Catat 182.065 Pemilih, Mayangan Tertinggi dan Wonoasih Terendah
PDPB Triwulan III, Bawaslu Temukan 137 Data Pemilih Meninggal
Rutan Kraksaan Gandeng BPJS Kesehatan, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Warga Binaan
Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:57 WIB

CCTV Ungkap Pencuri Tas Rp9 Juta di Warkop Kota Probolinggo, Uang Dipakai Berobat Anak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Motor Beat Misterius Ditemukan di Tengah Sawah Probolinggo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Kasus Curanmor NMAX Terungkap, Perangkat Desa di Probolinggo Diamankan Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Lima Hari Dicari, Penyelam Tradisional Probolinggo Ditemukan Meninggal di Laut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:50 WIB

KPU Kota Probolinggo Catat 182.065 Pemilih, Mayangan Tertinggi dan Wonoasih Terendah

Berita Terbaru