PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Gelaran Anugerah ASN Achievement Award 2025 se-Jawa Timur menjadi panggung pembuktian bagi generasi milenial. Di tengah persaingan ketat antar-generasi dan jabatan, Siti Romlah sukses mematahkan stigma.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Probolinggo ini berhasil menyabet Juara I kategori Apraisal Terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyerahkan langsung penghargaan tersebut pada Selasa (24/02/2026) di Kantor BPSDM Jawa Timur. Momentum ini bertepatan dengan pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Tahun 2026.
Siti Romlah bukan sekadar pejabat administratif; ia adalah sosok ASN keren yang aktif melahirkan terobosan.
Sepanjang pengabdiannya, ia terus memacu diri untuk mengubah citra birokrasi yang kaku menjadi lebih dinamis.
Pada 2023 saja, ia memborong berbagai penghargaan mulai dari Juara I ANVAPRO INOVATOR hingga menembus Top 15 INOTEK Award dari Gubernur Jatim.
Tak hanya itu, ia juga berhasil mengawal Kertas Lamaran asal Kota Probolinggo hingga diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kemendikbudristek.
Semangatnya terus berkobar hingga 2024 melalui penciptaan inovasi SIJOL RAKET yang terdaftar di Direktorat Hak Cipta.
Memasuki 2025, dedikasinya semakin lengkap dengan raihan Satyalancana Karya Satya X dari Presiden RI, serta membawa OPD-nya meraih predikat Kategori AA (Sangat Memuaskan) dari Wali Kota Probolinggo.
Meski bergelimang prestasi, perempuan murah senyum ini mengaku sempat tidak menyangka bisa bersaing dengan para senior.
“Penghargaan ini menjadi pembuka jalan bagi ASN muda lainnya agar yakin bahwa kinerja tulus mereka pasti diperhitungkan,” ungkap Siti Romlah dengan rendah hati.
Bagi Siti, keterbatasan di daerah bukan alasan untuk pasrah. Ia menegaskan bahwa abdi negara harus berani keluar dari zona nyaman.
“Saya ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk memberi manfaat nyata,” tambahnya.
Ia memandang jabatan sebagai amanah mulia dari negara untuk melayani masyarakat.
Karena itu, ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual dan menciptakan inovasi pelayanan pendidikan yang lebih mudah diakses masyarakat luas.
Sejalan dengan capaian Siti Romlah, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya ASN yang adaptif dan responsif.
Dalam sambutannya, Emil meminta setiap aparatur mampu menyerap aspirasi masyarakat dan memanfaatkan teknologi informasi secara optimal.
“Kita harus membangun kepercayaan publik. Setiap rupiah pajak yang masyarakat bayar harus kembali dalam bentuk manfaat dan layanan yang berkualitas,” tegas Emil.
Melalui sosok Siti Romlah, Kota Probolinggo kini memiliki figur teladan yang membuktikan bahwa integritas dan kerja keras adalah kunci utama untuk membawa Indonesia maju.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












