Kebakaran Bromo, Pasangan Prewedding Meminta Maaf Pada Warga Tengger

- Jurnalis

Sabtu, 16 September 2023 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Terbakarnya 50 hektare lebih, kawasan Bukit Teletubbies Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akhirnya pasangan pre-wedding meminta maaf kepada masyarakat Tengger, Jumat (15/9/2023) siang.

Diketahui empat rombongan yang ditetapkan menjadi saksi pada kasus kebakaran hutan tersebut mendatangi Balai Desa Ngadisari, di Jalan Raya Bromo, Kabupaten Probolinggo, untuk menemui pemangku adat Tengger.

Hendra pengantin pria meminta maaf secara langsung, di hadapan Ketua Dukun Pandita Suku Tengger.

Baca Juga :  Kapolres Probolinggo Kota Tinjau Dapur SPPG Tongas, Pastikan Kesiapan Program MBG

Selain itu juga dia mengucap maaf kepada beberapa perangkat desa dan pemangku adat setempat.

“Saya perwakilan dari rombongan yang melakukan sesi pemotretan prewedding sekaligus penyebab kebakaran kawasan konservasi gunung Bromo, dengan ini meminta maaf, kami tidak bermaksud membakar kawasan tersebut, kami mengaku lalai, ketika itu,” terangnya.

Hendra mengaku ketika itu bersama 5 rekannya sempat berusaha memadamkan api menggunakan air mineral.

Baca Juga :  Seorang Pria di Kota Probolinggo Alami Luka Bacok Usai Dibegal

“Namun karena api terlalu kencang, akhirnya api dengan cepat membakar wilayah tersebut, saya juga meminta maaf, bukan bermaksud terlambat untuk meminta maaf, namun kita baru memiliki kesempatan ke sini pada hari ini,” tuturnya.

Karena sebelumnya kelima orang ini menjalani penyidikan di Polres Probolinggo dalam kasus kebakaran hutan ini.

Saat ini Andrie – manager WO ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru