Seorang Petani di Probolinggo Ditemukan Tewas Usai Pamit ke Sawah

- Jurnalis

Minggu, 12 November 2023 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Warga Probolinggo digegerkan tewasnya petani bernama Abdul Halim (67), warga Dusun Jatikandang, Rt 5, Rw 3, Desa Ranon, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo.

Ia ditemukan tewas ditengah sawah dengan luka sabetan dibagian muka dan betis.

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum ditemukan tewas pada hari Jumat 10/11/ 2023 sekira pukul 17.30 Wib yang bersangkutan ( korban) pergi ke sawah dengan niat melihat sawah, pukul 18 00 wib korban pulang untuk melaksanakan sholat maghrib.

Setelah sholat Maghrib, korban pamit lagi ke sawah sampai pukul 04;30 waktu sholat subuh korban tidak juga kembali dan keluarga memutuskan untuk mencari korban, dan menemukan di tengah sawah dalam keadaan sudah meninggal dunia, di dusun jati kandang RT/RW 05/03, desa ranon, Kecamatan Pakuniran kabupaten Probolinggo.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor Dengan Lempar Bodet di RSUD Tongas Probolinggo Dibekuk Polisi

Peristiwa tersebut dibenarkan Kepala Desa Ranon Sirrahum, saat dikonfirmasi oleh teman wartawan pada Sabtu (11/11/2023) siang, Sirrahum menjelaskan jika tidak ada yang tahu pasti penyebab korban meninggal.

Namun yang pasti, di bagian wajah dan betis korban terdapat luka sobek, seperti terkena senjata tajam. Bahkan di betis sebelah kiri masih tertancap celurit.

Baca Juga :  Balita 2 Tahun Hilang di Probolinggo, Polisi dan Tim Gabungan Perluas Penyisiran

“Korban pertama kali ditemukan pak Rt, kalau penyebabnya masih belum tahu kenapa,” katanya melalui panggilan seluler.

Sirrahum menambahkan, dirinya tidak bisa memastikan celurit tersebut milik terduga pelaku atau bukan. Namun yang pasti, menurut keterangan keluarga, saat pamit keluar rumah, korban tidak membawa celurit.

“Untuk korban sudah dibawa ke kamar jenazah Waluyo Jati Kraksaan, saya juga masih melacak pelaku,” katanya.

Keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk melaksanakan otopsi guna untuk kepentingan penyelidikan.

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru