Polres Probolinggo Kota Amankan Pelaku Pencabulan, Korban Keponakan Sendiri

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pencabulan saat digiring petugas

Pelaku pencabulan saat digiring petugas

PROBOLINGGO,bolinggoNews.com – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kota Pasuruan, berinisial BE (39), harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo Kota.

Pria yang tinggal di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, ini diamankan terkait kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang tak lain adalah keponakannya sendiri.

Penangkapan terhadap pelaku, yang dilakukan pada 28 Oktober 2025, merupakan tindak lanjut dari laporan keluarga korban. Korbannya, yang diidentifikasi sebagai M (16), diketahui merupakan kerabat dekat pelaku.

Plt. Kasihumas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berawal dari kecurigaan ibu korban.

Baca Juga :  Tahun Baru, 41 Personel Polres Probolinggo Kota Sandang Pangkat Baru

“Awalnya orang tua korban melihat perubahan perilaku pada anaknya,” ujar Iptu Zainullah, mewakili Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K M.I.K, pada Rabu (5/11/25).

Karena didesak dan ditanyai terus-menerus, korban M akhirnya mengakui bahwa ia telah menjadi korban pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan oleh pamannya sendiri, BE.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa pelaku melancarkan aksinya dengan bujuk rayu atau iming-iming kepada korban. Korban M mengakui telah dicabuli oleh BE sebanyak tiga kali di rumah pelaku di wilayah Kedopok.

Keluarga korban segera melaporkan kejadian memilukan tersebut ke Mapolres Probolinggo Kota pada 19 September 2025, setelah memastikan pengakuan korban.

Baca Juga :  Ultimatum Wali Kota Probolinggo untuk Petinggi Baru: Perseroda Jangan Jadi Beban APBD!

Menanggapi laporan tersebut, Polres Probolinggo Kota segera melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Sosial Kota Probolinggo untuk penanganan korban. Penyelidikan intensif tersebut berujung pada penangkapan pelaku.

Selain mengamankan BE, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban dan dua unit ponsel yang diduga terkait dengan kasus ini.

Atas perbuatannya, pelaku BE dijerat dengan Pasal 81 ayat 2, Sub Pasal 82 ayat 1, Undang-Undang tentang Perlindungan Anak.

“Pelaku kita kenakan Pasal 81 ayat 2, Sub Pasal 82 ayat 1 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara,” tegas Iptu Zainullah.

Penulis : De

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

LIRA Jatim Tuntut Pencopotan Kepala KSOP Probolinggo dan Audit Total
Tanggap Bencana, PC GP Ansor Kota Probolinggo Bantu Korban Kebakaran Rumah
Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!
Wali Kota Probolinggo Perkuat Sinergi Literasi dengan Balai Bahasa Jatim
Mengenal Gratifikasi : Jebakan Manis di Balik Tanda Terima Kasih
7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur
KONI Kota Probolinggo: Jadikan Olahraga sebagai Mesin Penggerak Ekonomi UMKM
Alun – alun, Keberhasilan Pemkot Probolinggo Membangun Ruang Publik yang Humanis

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:24 WIB

LIRA Jatim Tuntut Pencopotan Kepala KSOP Probolinggo dan Audit Total

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:43 WIB

Tanggap Bencana, PC GP Ansor Kota Probolinggo Bantu Korban Kebakaran Rumah

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:05 WIB

Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:59 WIB

Wali Kota Probolinggo Perkuat Sinergi Literasi dengan Balai Bahasa Jatim

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:31 WIB

7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur

Berita Terbaru