Perkuat Toleransi, Tokoh Masyarakat Probolinggo Disinergikan Tangkal Radikalisme

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,BolinggoNews.com – Upaya memperkuat semangat toleransi dan menangkal penyebaran paham radikalisme kembali digaungkan di Kota Probolinggo.

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengumpulkan tokoh masyarakat dalam kegiatan bertajuk

“Tokoh Masyarakat Probolinggo Bersinergi Menyemai Toleransi, Menangkal Radikalisme di Jawa Timur,” pada Jumat (7/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo, Dr. Rey Suwignyo, yang mewakili Wali Kota Probolinggo.

Hadir pula Ketua Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo, Son Haji, Ketua FKPT Jawa Timur, serta perwakilan dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Probolinggo.

Dalam sambutannya, Dr. Rey Suwignyo menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketenteraman daerah.

Baca Juga :  Tim Dokter Aminnudin - Ina Buchori Terapkan Saksi Berlapis di TPS Cegah Kecurangan

“Menjaga Probolinggo tetap damai dan bebas dari paham intoleran adalah tugas kita bersama. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci utama,” ujar Dr. Rey.

Di sisi lain, FKPT memaparkan data yang menunjukkan bahwa ancaman radikalisme kini masif di dunia maya. Sepanjang tahun 2024, tercatat 180.954 konten bermuatan radikalisme, intoleransi, dan ekstremisme beredar di berbagai platform media sosial, khususnya Instagram dan Facebook.

Fenomena ini menegaskan bahwa ruang digital merupakan medan utama yang memerlukan pengawasan bijak melalui literasi dan kesadaran publik.

Sesi diskusi menghadirkan dua pakar, Prof. Dr. Mamluatul Faidah dan Dr. H. Muhammad Fahmi, M.Hum., M.Pd. Mereka mengupas tuntas topik Memahami Potensi Intoleransi dan Radikalisme di Sekitar Kita serta “Menebar Toleransi, Mencegah Radikalisme.

Baca Juga :  Gadis di Kota Probolinggo Diduga Jadi Korban Rudapaksa Bergilir 

Kedua narasumber menjelaskan bahwa radikalisme bukan sekadar ide, melainkan sebuah proses yang berkembang bertahap.

Mereka menekankan bahwa paham ini memiliki potensi besar mengancam stabilitas sosial apabila tidak dicegah sejak dini.

Para pakar juga mengingatkan bahwa perempuan, anak-anak, dan remaja merupakan kelompok yang paling rentan terpapar ideologi radikal.

Oleh karena itu, langkah-langkah strategis seperti literasi digital, pendidikan karakter berbasis Pancasila, serta pelibatan aktif masyarakat menjadi benteng ideologis bangsa.

Kegiatan ini ditutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk berperan aktif menjadi agen perdamaian dan toleransi di lingkungannya masing-masing, sebagai wujud nyata menjaga keutuhan NKRI dan keharmonisan sosial di Jawa Timur, khususnya di Kota Probolinggo.

Penulis : De

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

LIRA Jatim Tuntut Pencopotan Kepala KSOP Probolinggo dan Audit Total
Tanggap Bencana, PC GP Ansor Kota Probolinggo Bantu Korban Kebakaran Rumah
Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!
Wali Kota Probolinggo Perkuat Sinergi Literasi dengan Balai Bahasa Jatim
Mengenal Gratifikasi : Jebakan Manis di Balik Tanda Terima Kasih
7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur
KONI Kota Probolinggo: Jadikan Olahraga sebagai Mesin Penggerak Ekonomi UMKM
Alun – alun, Keberhasilan Pemkot Probolinggo Membangun Ruang Publik yang Humanis

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:24 WIB

LIRA Jatim Tuntut Pencopotan Kepala KSOP Probolinggo dan Audit Total

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:43 WIB

Tanggap Bencana, PC GP Ansor Kota Probolinggo Bantu Korban Kebakaran Rumah

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:05 WIB

Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:59 WIB

Wali Kota Probolinggo Perkuat Sinergi Literasi dengan Balai Bahasa Jatim

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:31 WIB

7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur

Berita Terbaru