Pesugihan Kawin dengan Jin : Harta Melimpah, Begini Syarat dan Konsekuensinya

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar ritual pesugihan

Ilustrasi gambar ritual pesugihan

PROBOLINGGO,bolinggoNews.com – Sebuah kisah mengejutkan datang dari Cirebon, diungkap oleh seorang kolektor benda pusaka bernama Mas Ruli (nama samaran narasumber).

Ia membeberkan pengalaman pahit sahabatnya, Asep (nama samaran), seorang mantan atlet tinju, yang memutuskan untuk menikahi jin demi kekayaan.

Kisah ini berakhir tragis, di mana Asep kehilangan seluruh harta bendanya dan kini hidup dalam kemiskinan ekstrem.

Kejadian ini bermula pada tahun 2015. Asep, yang baru saja bercerai setelah insiden KDRT yang melukai alat vitalnya, dilanda keputusasaan.

Ia mencari jalan pintas kekayaan dan memutuskan untuk menikahi makhluk halus, terinspirasi oleh keyakinan bahwa Nabi Sulaiman pun menikahi jin.

Atas informasi dari saudaranya, Asep bersama Mas Ruli pergi ke Tasikmalaya menemui seorang Aki (sebutan untuk tokoh spiritual) yang dikenal mampu menikahkan manusia dengan jin.

Sesaji dan Ritual: Mereka membawa enam buah kelapa dan tiga helai kain sebagai sesaji. Mas Ruli menjadi saksi dalam ritual yang dilakukan di sebuah ruangan terpencil pada pukul 17.30 sore.

Perjanjian dan Konsekuensi: Sang Aki menjelaskan konsekuensi menikahi bangsa jin, yang disebutnya Atok Gare jin wanita cantik luar biasa dengan kaki menyerupai kuda. Perjanjian utamanya adalah:

Tujuan: Jika menginginkan harta, Asep harus memberikan kepuasan berkali-kali lipat kepada sang jin.

Tuntutan Seksual: Untuk mendapatkan rezeki berlimpah, Asep wajib berhubungan intim sebanyak tujuh kali berturut-turut setiap kali menginginkan harta.

Baca Juga :  Kemensos RI Serahkan Bantuan Kearifan Lokal ke Pengusaha Kecil di Kota Probolinggo

Anak Keturunan: Jika memiliki anak berwujud jin, Asep harus ikut ke alam gaib. Jika berwujud manusia, anak tersebut akan mengalami disabilitas/idiot.

Mahar dan Perwujudan: Asep menggunakan foto Eva (teman istrinya) sebagai perwujudan jin yang dinikahinya.

Setelah ritual, Asep diberi ciri berupa kain selendang yang harus selalu melingkar di bahunya, rapi dan beraroma wangi.

Tak lama setelah pernikahan gaib itu, janji kekayaan terbukti nyata. Mas Ruli menyaksikan sendiri bagaimana Asep tiba-tiba menjadi sangat kaya raya:

Emas Batangan: Hanya dua hari setelah ritual, Asep menjual satu kantong plastik penuh emas batangan di toko emas seharga Rp50 juta (pada tahun 2015).

Harta Benda: Asep membeli mobil sedan (Honda Civic), sebuah motor Harley Davidson secara tunai, dan sebuah rumah di perumahan mewah.

Menurut Asep, cara hartanya didapat adalah: setelah berhubungan intim (tujuh kali), ia melemparkan bunga setaman di kasur, dan bunga tersebut akan berubah menjadi uang tunai atau emas batangan sesuai yang dia inginkan.

Asep juga menunjukkan ciri-ciri khas orang yang kawin jin: suaranya menjadi sedikit sengau/mendengung dan ia selalu mengusap-usap bahunya.

Setelah empat tahun hidup dalam kemewahan, Asep mulai mengeluh. Badannya kurus, dan ia merasa tidak kuat lagi dengan tuntutan hubungan seksual yang harus dipenuhi tujuh kali berturut-turut setiap kali menginginkan harta, dan minimal satu kali setiap minggunya (Hari Selasa).

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Ia mendatangi sang Aki lagi untuk meminta cerai.

Peringatan Aki: Sang Aki memperingatkan Asep bahwa konsekuensinya adalah Harta kamu nanti habis tanpa sisa tanpa ada rasa tanpa ada apapun bekas ataupun apa.

Hukuman Gaib: Setelah berbicara dengan Aki, Asep dipanggil oleh sosok jin. Ketika keluar, wajah Asep bengkak seperti disengat tawon.

Ia mengaku digampar oleh sosok gaib yang merupakan istrinya.

Sejak permintaan cerai itu, hidup Asep hancur total.

Pengeluaran Tak Masuk Akal: Mobilnya mengalami pecah ban di empat-empatnya di Ciamis, memaksa Asep mengeluarkan banyak uang.

Tak lama setelah diperbaiki, mobilnya disita karena masalah lain.

Harta Ludes: Rumah yang dibelinya ternyata tanah sengketa, dan semua tabungannya pun ikut habis.

Miskin Total: Asep akhirnya menjual seluruh asetnya, termasuk barang-barang pribadi dan motor lamanya. Ia kini hidup sebagai musafir/pengemis di sekitar Brebes dan Cirebon, meminta uang Rp50.000 untuk makan.

Pesan dari kisah tersebut adalah ini jika kita ini patah hati, putus asa ataupun bagaimana, jangan kita ini berani-beraninya bersekutu atau menikahi bangsa-bangsa siluman begitu karena konsekuensinya itu benar-benar nyata dan itu tidak ada ampun.

Penulis : De

Editor : Nos

Sumber Berita : @malam mencekam

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru