Ada Upaya Memaksakan Kehendak di Balik Polemik DABN, Begini Kata Aktivis Probolinggo !

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Aktivitas di Dermaga Pelabuhan Probolinggo

Foto Ilustrasi Aktivitas di Dermaga Pelabuhan Probolinggo

PROBOLINGGO, bolinggoNews.com – Polemik yang terus bergulir seputar PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN), anak usaha BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Timur PT Petrogas Jatim Utama (PJU), mendapat perhatian dari kalangan aktivis.

​Aktivis Probolinggo, Agus Cahyo, menilai rentetan tuntutan dan laporan yang terus mempersoalkan kinerja DABN belakangan ini mencurigakan.

Cahyo menduga, kegaduhan ini terjadi karena ada pihak tertentu yang membawa kepentingan terselubung dengan cara memaksakan kehendak.

​Cahyo juga mengaku prihatin atas polemik yang berpotensi mengganggu kinerja perusahaan pelat merah tersebut.

Kecurigaannya merujuk pada maraknya isu yang mempersoalkan perjanjian konsesi hingga penyertaan aset DABN, yang baru-baru ini bahkan naik ke tahap penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

​”Sebagai BUMD yang terbukti meraup keuntungan dan memberikan setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) signifikan, seharusnya kita mendukung namun tetap kritis. Bukan malah terus-terusan dipersoalkan,” ujar Cahyo kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga :  Ajang Trail Probolinggo, Peserta Keluhkan Asuransi, Begini Keterangan Penyelenggara!

​Menurut Cahyo, eskalasi isu ini terasa janggal. Ia bercerita pernah diminta bergabung dalam aksi damai oleh sebuah organisasi masyarakat (ormas) di Probolinggo beberapa waktu lalu, namun rencana itu batal dengan alasan tuntutan sudah dipenuhi.

​”Sekarang, DABN kembali menjadi polemik. Saya tahu betul apa yang menjadi tujuan mereka. Jangan-jangan ada kepentingan lain dari pihak tertentu yang belum terealisasi, sehingga terus berupaya mengusik DABN,” jelasnya.

​Cahyo menegaskan dukungannya terhadap DABN, mengingat kontribusi setoran PAD perusahaan tersebut dinilai signifikan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga :  Hedon, Ruang Kerja Mantan Ketua Koni Kota Probolinggo Bikin Syok DPRD

Ia juga mengkritik adanya upaya yang dinilai mengganggu kinerja perusahaan, alih-alih memberikan masukan atau kontribusi secara profesional.

​Menanggapi isu pembekuan yang paling sensitif, Cahyo menjelaskan bahwa pemberitaan pembekuan yang santer diungkap secara sepihak oleh beberapa pihak adalah pembekuan kegiatan Perusahaan Bongkar Muat (PBM) PT DABN, bukan pembekuan operasional pelabuhan secara keseluruhan.

​Isu rangkap peran DABN sebagai operator pelabuhan dan PBM sendiri memang menjadi fokus utama Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), yang menganggap hal itu memicu praktik monopoli.

​”Jika terus-terusan diusik begini, tentu menjadi tidak produktif karena mengganggu kinerja perusahaan. Saya mendukung pembangunan di Jatim untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru