LSM LIRA Pertanyakan Kinerja KSOP Soal Kapal Tongkang Patah di Probolinggo

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LSM LIRA menanggapi soal kapal tongkang yang patah

LSM LIRA menanggapi soal kapal tongkang yang patah

PROBOLINGGO,bolinggonews.com – Patahnya kapal tongkang di dermaga Pelabuhan Probolinggo bukan sekadar kecelakaan teknis biasa.

LSM LIRA Kota Probolinggo mengendus adanya aroma pelanggaran prosedur operasional yang dibiarkan oleh otoritas pelabuhan. Kasus ini telah menjadi perhatian mendalam bagi LSM LIRA.

“Ini bukan apes. Ada indikasi regulasi teknis yang ditabrak,” tegas Louis Hariona. Jumat (2/01/26).

Louis menuding Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolinggo lalai dalam fungsi pengawasan.

Baca Juga :  DPRD dan Satpol PP Sidak Rumah Karaoke Ilegal, Pelanggan Lari Berhamburan

Ia menyebut dua dosa besar yang mungkin terjadi, kapal yang sejak awal tidak laik laut atau praktik bongkar muat yang ugal-ugalan hingga merusak struktur tongkang, yang memicu tindakan dari LSM LIRA.

Lira kini menuntut transparansi manifes dan dokumen kelaikan kapal dibuka ke publik.

Desakan evakuasi bangkai kapal pun mencuat. Louis menilai bangkai tersebut kini menjadi sampah visual yang mengancam urat nadi ekonomi pelabuhan.

“Persoalan ini belum selesai. Kami kejar sampai ada titik terang,” tegasnya. LSM LIRA akan terus memonitor perkembangan kasus ini.

Baca Juga :  DPRD Prihatin, Kondisi Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo Kotor

Sebelumnya, KSOP Probolinggo mencoba mendinginkan suasana. Humas KSOP, Hendra Yulis Priyanto, berdalih kapal tersebut hanya mengalami deformasi (midship) bahasa teknis untuk menyebut badan kapal yang melengkung, bukan patah. Kamis (25/12/25).

Hendra menyatakan pihaknya masih menunggu hasil investigasi menyeluruh sebelum menjatuhkan sanksi.

“Pemilik kapal dan barang sudah mulai memindahkan kapal untuk mitigasi perbaikan,” ujarnya.

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru