LIRA Jatim Tuntut Pencopotan Kepala KSOP Probolinggo dan Audit Total

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samsudin Gubernur Lira Jatim

Samsudin Gubernur Lira Jatim

PROBOLINGGO,bolinggonews.com – Buntut dari rangkaian insiden di Pelabuhan Probolinggo, DPW LSM LIRA Jawa Timur melayangkan tuntutan keras agar Kementerian Perhubungan segera mencopot Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo.

Langkah ini dinilai mendesak menyusul dugaan kelalaian sistemik dalam pengawasan yang mengancam keselamatan jiwa di area pelabuhan.

Gubernur LSM LIRA Jawa Timur, Samsudin, menyatakan bahwa tuntutan pencopotan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kondisi pelabuhan yang dinilai tidak lagi kondusif dari sisi keamanan pelayaran.

“Kami mendesak evaluasi total, dimulai dengan penggantian pimpinan KSOP. Kegagalan mengawasi prosedur bongkar muat bukan hanya masalah administrasi, tapi taruhannya adalah nyawa,” tegasnya , Kamis (22/1/2026).

Tuntutan pencopotan ini dipicu oleh dua insiden krusial dalam waktu berdekatan, deformasi hebat pada struktur tongkang akibat bongkar muat yang melampaui batas, serta insiden kapal menabrak dermaga karena lepasnya tali tambat.

Baca Juga :  Jelang Pilwali, PJ Walikota Probolinggo Resmi Diganti

LIRA menilai KSOP tidak melakukan pengendalian lapangan secara optimal dan terkesan melakukan pembiaran terhadap aktivitas yang berisiko tinggi.

Hasil investigasi LIRA mensinyalir adanya praktik “ugal-ugalan” oleh Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang mengabaikan stabilitas kapal demi mengejar kecepatan operasional. Namun, bagi LIRA, peran KSOP sebagai regulator adalah kunci utama.

“Jika regulator di lapangan tidak berani bersikap tegas atau bahkan abai terhadap pelanggaran prosedur, maka risiko bencana pelayaran tinggal menunggu waktu. Inilah alasan mengapa audit menyeluruh dan pergantian kepemimpinan di KSOP menjadi harga mati,” tambah Samsudin.

Baca Juga :  Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi UMM Asal Tiris Probolinggo

Selain tuntutan pencopotan, LIRA juga meminta Kementerian Perhubungan mengusut tuntas dugaan relasi antara oknum di internal KSOP, pemilik barang, dan pengelola PBM.

Diduga ada tekanan kepentingan ekonomi yang membuat standar keselamatan dikesampingkan demi kelancaran aktivitas bisnis.

LIRA menegaskan siap menyerahkan seluruh data investigasi awal kepada aparat penegak hukum.

Mereka berharap langkah ini menjadi momentum perbaikan tata kelola di Pelabuhan Probolinggo agar tidak lagi menjadi wilayah near-disaster yang menghantui keselamatan pekerja dan awak kapal.

Sementara Humas KSOP Kelas IV Probolinggo, Hendra Yulis Priyanto
saat dikonfirmasi ia mengaku untuk perkembangan tongkang saat ini proses penguatan untuk pemindahan ke galangan,” singkatnya.

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : bolinggonews.com

Berita Terkait

Tanggap Bencana, PC GP Ansor Kota Probolinggo Bantu Korban Kebakaran Rumah
Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!
Wali Kota Probolinggo Perkuat Sinergi Literasi dengan Balai Bahasa Jatim
Mengenal Gratifikasi : Jebakan Manis di Balik Tanda Terima Kasih
7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur
KONI Kota Probolinggo: Jadikan Olahraga sebagai Mesin Penggerak Ekonomi UMKM
Alun – alun, Keberhasilan Pemkot Probolinggo Membangun Ruang Publik yang Humanis
29 kelurahan di Kota Probolinggo Tergenang Air Akibat Hujan selama 10 jam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:24 WIB

LIRA Jatim Tuntut Pencopotan Kepala KSOP Probolinggo dan Audit Total

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:43 WIB

Tanggap Bencana, PC GP Ansor Kota Probolinggo Bantu Korban Kebakaran Rumah

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:05 WIB

Inilah 9 Tanda Aneh Kekayaan Akan Segera Menghampirimu!

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:59 WIB

Wali Kota Probolinggo Perkuat Sinergi Literasi dengan Balai Bahasa Jatim

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:31 WIB

7 Pantai Paling Angker di Pulau Jawa Salah Satunya di Jawa Timur

Berita Terbaru