PROBOLINGGO,bolinggonews.com – Asap kelabu seolah masih menyisakan trauma di Gang Pendekar, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran. Kebakaran yang baru saja terjadi di wilayah ini membuat warga masih diliputi ketakutan.
Di sudut gang itu, Atmari hanya bisa tertunduk lesu menatap puing-puing rumahnya yang menghitam.
Tak ada harta benda yang tersisa setelah si jago merah mengamuk pada Rabu sore (21/01/26), melahap satu unit sepeda motor serta dokumen-dokumen berharga seperti sertifikat rumah dan ijazah.
Merespons musibah yang menimpa keluarga Pak Atmari, Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, bergerak cepat mengoordinasikan bantuan kemanusiaan.
Aksi tanggap darurat ini diinisiasi setelah adanya laporan cepat dari pengurus Ansor tingkat ranting mengenai kondisi warga yang terdampak.
“Begitu menerima info dari sahabat Ansor di ranting, kami segera melakukan mapping kebutuhan di lapangan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujar Salamul Huda.
Sebagai langkah awal, keluarga besar Ansor secara swadaya mengumpulkan iuran untuk menyediakan bantuan mendesak. Bantuan yang disalurkan meliputi pakaian layak pakai, paket sembako untuk kebutuhan pangan, serta peralatan rumah tangga dasar agar keluarga korban dapat sedikit bernapas lega.
Namun, Salamul menegaskan bahwa bantuan tidak berhenti pada logistik saja. Fokus utama saat ini adalah pemulihan tempat tinggal.
Pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Probolinggo dan menjalin koordinasi intensif dengan BAZNAS untuk mengupayakan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Alhamdulillah, Bapak Lurah sangat kooperatif membantu pengurusan administrasi agar bantuan perbaikan rumah ini bisa segera terealisasi,” tambahnya.
Tak hanya sekadar memberi barang, aksi nyata ditunjukkan dengan rencana kerja bakti massal. Puluhan personel Banser dijadwalkan turun ke lokasi pada Jumat pagi pukul 08.00 WIB untuk bahu-membahu membersihkan sisa kebakaran, sehingga lahan tersebut siap untuk dibangun kembali.
Ibu Suparti, perwakilan keluarga Pak Atmari, tak kuasa membendung rasa haru. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran Ansor di tengah masa sulit mereka.
“Kami sangat berterima kasih. Harapan kami hanya satu, semoga rumah kami bisa berdiri kembali agar kami punya tempat berteduh lagi,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Lurah Sukoharjo, Bambang Sugiapanto, memberikan apresiasi tinggi atas respons kilat organisasi kepemudaan tersebut. Menurutnya, musibah ini meluluhlantakkan rumah warganya hingga nyaris tak bersisa.
“Saya mewakili keluarga korban mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada GP Ansor. Pak Atmari memang merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang membutuhkan perhatian khusus,” jelas Bambang.
Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah, Bambang memastikan bahwa proses pemulihan dokumen kependudukan seperti KK dan KTP sudah mulai diproses.
“Setelah urusan kependudukan beres, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak bank agar buku rekening PKH milik korban yang terbakar bisa segera diganti dengan yang baru,” pungkasnya.
Penulis : id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












