PROBOLINGGO,bolinggonews.com – Matahari tepat berada di atas kepala saat suara letusan senapan sesekali memecah keheningan di lapangan STM Negeri Kota Probolinggo, Minggu (25/1).
Namun, suasana di sana jauh dari kesan kaku. Di balik garis tembak, nampak keakraban yang kental antara pengurus, instruktur, hingga para atlet muda yang antusias membidik sasaran.
Minggu pagi itu, Pengurus Cabang Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Probolinggo bukan sekadar menggelar latihan rutin. Mereka sedang merajut kembali simpul silaturahmi yang menjadi fondasi organisasi.
Bagi Ketua Perbakin Kota Probolinggo, Saiful Iman, olahraga menembak bukan hanya soal ketepatan membidik sasaran.
Ada filosofi tentang ketenangan, kedisiplinan, dan yang terpenting: kebersamaan.
“Kegiatan silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan dan solidaritas. Selain itu, latihan bersama memungkinkan kita saling bertukar pengetahuan agar kemampuan menembak tetap terasah dengan baik,” ujar Saiful di sela-sela kegiatan.
Agenda yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini menjadi ruang diskusi terbuka. Antara instruktur senior dan atlet pelajar, tidak ada sekat. Mereka berbagi teknik tentang napas yang stabil hingga cara menjaga fokus di bawah tekanan.
Perbakin Kota Probolinggo rupanya sedang memasang target besar. Bukan hanya sekadar hobi, mereka ingin mencetak regenerasi atlet yang mampu membawa nama harum kota di kancah yang lebih tinggi.
Saiful menegaskan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan jemput bola dengan bersosialisasi ke sekolah-sekolah di Probolinggo. Tujuannya jelas: menjaring bibit unggul yang selama ini mungkin belum tersentuh.
“Ke depan, kami berharap Perbakin Kota Probolinggo semakin aktif membina atlet dan pecinta olahraga menembak.
Kami ingin olahraga ini berkembang secara profesional, tetap mengutamakan keamanan, dan memberi kontribusi positif bagi daerah,” tambahnya.

Ketegangan latihan seketika mencair saat memasuki waktu istirahat. Di sini, obrolan tak lagi soal teknis bidikan, melainkan tawa dan cerita ringan yang mempererat hubungan antaranggota.
Kegiatan ini membuktikan bahwa di tangan pengurus yang solid, olahraga menembak di Kota Probolinggo bukan lagi sekadar olahraga eksklusif, melainkan wadah pembinaan karakter yang penuh kehangatan.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












