Modal Rp6,9 Miliar Belum Cair, DPRD Kota Probolinggo Ragukan Rencana Bisnis Perseroda BTT

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Operasional Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru, Perseroda Bahari Tanjung Tembaga (BTT) Kota Probolinggo, kini berada di bawah sorotan tajam legislatif.

Hingga awal Februari 2026, suntikan modal dari APBD belum juga dikucurkan, sementara kesiapan infrastruktur kantor dan armada masih menyisakan tanda tanya.

Persoalan ini mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Kota Probolinggo dengan manajemen Perseroda BTT, Senin (2/2/2026).

Fokus utama pertemuan ini adalah membedah rencana bisnis dan skema penyertaan modal senilai Rp6,9 miliar yang diusulkan pihak direksi.

Direktur Perseroda BTT, Noviyadi, merinci bahwa porsi terbesar anggaran yakni sekitar Rp4 miliarakan dialokasikan untuk pengadaan empat unit armada truk.

“Kami merencanakan pengadaan dua unit truk baru dan dua unit bekas. Penggunaan unit bekas ini diambil sebagai langkah efisiensi anggaran,” jelas Noviyadi.

Baca Juga :  Ipar adalah Maut! Oknum Polisi Probolinggo Diduga Terlibat Tewasnya Mahasiswi di Pasuruan

Selain armada, dana tersebut juga diplot untuk peralatan kantor (Rp250 juta), biaya operasional (Rp280 juta), serta cadangan kas perusahaan sekitar Rp2 miliar.

Pada tahun pertama, BUMD ini membidik tiga sektor utama: jasa trucking pelabuhan, suplai air bersih kapal (bekerja sama dengan Perumdam Bayuangga), serta penyediaan es batu bagi nelayan.

Meski menargetkan beroperasi pada Maret 2026, Noviyadi mengakui saat ini pihaknya masih berburu lokasi untuk kantor operasional.

Namun, rencana tersebut tidak serta-merta diterima oleh legislatif. Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Riyadlus Sholihin, mempertanyakan konsistensi rencana bisnis tersebut.

Ia menilai skema yang diajukan melenceng dari pembahasan awal di Panitia Khusus (Pansus).

Baca Juga :  Perkuat Toleransi, Tokoh Masyarakat Probolinggo Disinergikan Tangkal Radikalisme

Riyadlus secara khusus mengkritik rencana pengadaan truk bekas yang dinilai berisiko bagi citra perusahaan baru. “Dunia bisnis sangat bergantung pada kepercayaan.

Jika armada yang disediakan adalah barang bekas dan dianggap tidak layak oleh pasar, akan sulit bagi Perseroda untuk bersaing dan menggaet klien,” tegasnya.

Selain masalah armada, Komisi II mendesak jajaran direksi segera merapungkan penataan sistem administrasi dan pelaporan keuangan. Hal ini menjadi prasyarat mutlak sebelum modal benar-benar ditransfer.

“Kami berharap administrasi selesai cepat sehingga penyertaan modal bisa cair akhir pekan depan. Tujuannya agar operasional bisnis bisa dimulai sebelum momentum Idul Fitri tahun ini,” pungkas Riyadlus.

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru