PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah momen yang sangat istimewa. Fase ini merupakan bagian paling mulia karena membawa kita menuju Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Bagi setiap Muslim, malam-malam ini adalah harapan untuk meraih pahala berlimpah, pengampunan dosa, dan rahmat dari Allah SWT.
Meskipun tidak ada yang tahu pasti kapan Lailatul Qadar tiba, para ulama sepakat bahwa malam penuh berkah ini kemungkinan besar jatuh pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, menjaga niat, dan fokus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Rasulullah SAW telah mencontohkan berbagai amalan untuk meraih keutamaan ini, mulai dari salat malam hingga tadarus Al-Qur’an. Berikut adalah panduan lengkap mengenai amalan, tips, dan prediksi tanggal Lailatul Qadar di tahun 2026.
1. Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al-Qur’an dari Lauh Mahfuz ke langit dunia. Pada malam ini, para malaikat turun membawa kedamaian hingga terbit fajar, menjadikannya waktu yang sangat mustajab untuk berdoa.
Dalam QS. Al-Qadr ayat 3, disebutkan:
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”
Artinya, satu malam ini memiliki nilai pahala yang lebih tinggi dibandingkan ibadah selama lebih dari 83 tahun secara terus-menerus.
Rasulullah SAW juga bersabda bahwa siapa pun yang menghidupkan malam ini dengan iman dan ikhlas, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni (HR. Bukhari).
2. Sejarah Singkat
Lailatul Qadar menandai awal perjalanan spiritual umat Islam.
Di tengah kesunyian Gua Hira, Malaikat Jibril menyampaikan wahyu pertama (Surah Al-‘Alaq) kepada Nabi Muhammad SAW.
Selain turunnya wahyu pertama, para ulama menjelaskan bahwa pada malam inilah Al-Qur’an diturunkan secara utuh ke Baitul Izzah (langit dunia) sebelum disampaikan bertahap kepada Nabi selama 23 tahun.
3. Amalan Utama di Malam Lailatul Qadar
Agar tidak terlewat begitu saja, berikut beberapa ibadah yang sangat dianjurkan:
Salat Tahajud dan Witir: Mendirikan salat malam dengan khusyuk sebagai bentuk penghambaan tertinggi.
Tadarus Al-Qur’an: Membaca dan merenungi maknanya untuk memperkuat hubungan spiritual.
Memperbanyak Doa & Istigfar: Sangat dianjurkan membaca doa: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, maka ampunilah aku).
Bersedekah: Memberikan sebagian rezeki untuk menambah keberkahan.
Zikir: Mengucap tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir untuk menenangkan hati.
4. Tips Bersungguh-sungguh Meraih Lailatul Qadar
Persiapan mental sangat penting agar ibadah kita konsisten:
Ikhlaskan Niat: Mulailah sepuluh malam terakhir dengan niat ibadah hanya karena Allah.
Beriktikaf: Jika memungkinkan, berdiam diri di masjid akan membantu Anda fokus dan menjauhkan gangguan dunia.
Jaga Konsistensi: Jangan hanya semangat di malam tertentu saja. Usahakan untuk beribadah maksimal di setiap malam.
Ajak Keluarga: Menghidupkan malam bersama keluarga dapat menambah semangat dan keberkahan rumah tangga.
Muhasabah Diri: Jadikan waktu ini untuk introspeksi diri dan bertobat atas kesalahan masa lalu.
5. Prediksi Malam Lailatul Qadar 2026 (1447 H)
Berdasarkan perkiraan kalender Hijriah (1 Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026),
berikut adalah prediksi tanggal malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan 2026:
Malam Ganjil Perkiraan Tanggal (Masehi)
Malam ke-21 Senin malam, 9 Maret 2026
Malam ke-23 Rabu malam, 11 Maret 2026
Malam ke-25 Jumat malam, 13 Maret 2026
Malam ke-27 Minggu malam, 15 Maret 2026
Malam ke-29 Selasa malam, 17 Maret 2026
Catatan: Penentuan pasti tetap merujuk pada sidang isbat atau pengumuman resmi otoritas agama setempat.
Penulis : id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












