Geliat Bursa Calon Ketum PBNU 2026: KH Imam Jazuli Memimpin dalam Survei Insantara

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Bolinggonews.com – Menjelang perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan pada Juli atau Agustus 2026 mendatang. Peta persaingan calon pemimpin tertinggi PBNU mulai terbaca.

Institut Nahdliyin Nusantara (Insantara) baru saja merilis hasil survei nasional bertajuk “Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 Pilihan Pengurus dan Warga NU”.

Survei yang dilakukan secara daring pada periode 20 Februari hingga 15 Maret 2026 ini bertujuan untuk memetakan kandidat potensial. Selain itu, survei ini juga bertujuan menangkap isu-isu mendesak yang harus diselesaikan organisasi menjelang Muktamar.

Dalam simulasi semi-terbuka yang melibatkan 14 nama tokoh besar, responden diajukan pertanyaan kunci: “Jika Muktamar NU diadakan sekarang ini, siapa yang akan Anda pilih sebagai Ketua Umum PBNU?

“Hasilnya menunjukkan dinamika yang menarik. Nama KH Imam Jazuli menempati posisi teratas dengan perolehan elektabilitas sebesar 26,1%.

Baca Juga :  Kejari Probolinggo Kebut Penuntasan Kasus Korupsi KONI

Ia mengungguli tokoh-tokoh senior lainnya seperti KH Marzuqi Mustamar yang meraih 22,6%, dan KH Yusuf Chudlori dengan 17%.

Sementara itu, petahana KH Yahya Cholil Staquf berada di posisi keempat dengan 9,8%, disusul oleh KH Zulfa Mustofa (4,6%) dan KH Abdussalam Shohib (4,2%).

Nama-nama tokoh nasional lain turut menghiasi bursa, di antaranya:

Prof. KH Nasaruddin Umar (4,0%)

KH Saifullah Yusuf (3,6%)

H. Nusron Wahid (2,1%)

Prof. KH Nuh DEA (1,9%)

KH Abd Ghaffar Rozin (1,3%)

KH Juhadi Muhammad (1,3%)

KH Abd Hakim Mahfudz (1,3%)

Tingginya elektabilitas KH Imam Jazuli disinyalir kuat merupakan cerminan dari keinginan warga NU akan perubahan.

Data Insantara menunjukkan bahwa sekitar 80% responden merasa kurang puas atau menganggap kepemimpinan PBNU periode saat ini belum memenuhi ekspektasi.

Baca Juga :  Genjot PAD, Pemkot Probolinggo Luncurkan Gerakan Gempita Bayar Pajak

Sosok yang akrab disapa Kiai Imjaz ini dinilai mampu menyuarakan kegelisahan warga terkait kemelut di internal organisasi.

Selain itu, gagasannya mengenai peta jalan (roadmap) NU di abad kedua dianggap sebagai visi yang segar. Gagasan tersebut juga dianggap relevan bagi generasi muda Nahdliyin.

“Kiai Imam Jazuli dianggap sebagai representasi tokoh muda pesantren yang paling potensial untuk menggantikan Gus Yahya dalam suksesi kepemimpinan di Muktamar ke-35 nanti,” tulis rilis resmi Insantara.

Survei ini melibatkan 5.900 responden yang mewakili unsur pengurus dan warga NU di berbagai wilayah.

Menggunakan metode multistage random sampling, penelitian ini memiliki margin of error sekitar ±3% pada tingkat kepercayaan 95%.

Angka-angka ini memberikan gambaran nyata bahwa dinamika di akar rumput NU tengah bergerak menuju babak baru kepemimpinan.

 

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : Berbagai sumber / YT

Berita Terkait

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo
Viral Jual Beli Bansos, Dinsos Probolinggo Beri Respon Tegas
Sinergi Ulama dan Umara: Pengukuhan Pengurus MUI Se-Kota Probolinggo Masa Khidmat 2026–2031
Perkuat Sinergitas, DPC PPP Kota Probolinggo Gelar Audiensi dengan Wali Kota dr. Aminudin

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 27 September 2026 - 10:22 WIB

260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov

Sabtu, 26 September 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 19:40 WIB

Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Selasa, 22 September 2026 - 12:38 WIB

Viral Jual Beli Bansos, Dinsos Probolinggo Beri Respon Tegas

Berita Terbaru

Hukum

Maling Satroni Kandang, Dua Sapi di Probolinggo Raib

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:33 WIB