PROBOLINGGO – Kegiatan latihan pushbike di lintasan mini track GOR Mastrip Kota Probolinggo menjadi salah satu sarana olahraga rekreasi bagi puluhan peserta didik usia dini.
Olahraga ini difokuskan untuk mengasah dan mengembangkan kemampuan motorik anak sejak usia 2 hingga 7 tahun.
Pelatih dari komunitas Probolinggo Pushbike, Rendra Prasetya, menyampaikan bahwa keberadaan olahraga ini memberikan dampak positif bagi aktivitas harian anak-anak.
Selain dapat mengalihkan anak dari ketergantungan pada gawai (gadget), pushbike juga melatih jiwa kompetitif serta menyediakan wadah bagi mereka untuk menyalurkan potensi sejak dini.
Latihan rutin digelar di GOR Mastrip Kota Probolinggo sebanyak tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari Selasa, Kamis, dan Minggu.
Menurut Rendra, jumlah kehadiran anggota biasanya paling ramai saat sesi latihan hari Minggu.
Mengenai kelembagaan, Rendra menjelaskan bahwa kegiatan pushbike berada di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), bukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Kalau KONI output-nya ke prestasi seperti Popda, PON, atau Kejurprov. Sementara KORMI wadah untuk olahraga rekreasi masyarakat, jadi fokus kita bukan ke arah prestasi tingkat kejuaraan provinsi,” ujar Rendra. Kamis (01/10).
Saat ini, komunitas Probolinggo Pushbike telah diikuti oleh puluhan peserta didik. Totalnya, ada sekitar 35 anggota terdaftar.
Pihaknya berharap olahraga pushbike dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat Probolinggo sehingga semakin banyak anak yang bergabung dan merasakan manfaat positifnya.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












