Tanggung Jawab Gizi Ribuan Anak, Relawan SPPG Dapat Peringatan Tegas dari Kapolres

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, bolinggonews.com
Sebuah tanggung jawab besar kini diemban oleh 50 relawan terpilih di Probolinggo. Bukan sekadar tugas biasa, mereka adalah ujung tombak program Sekolah Pangan Penuh Gizi (SPPG).

Tugas mereka akan menentukan kualitas gizi bagi sekitar 4.000 siswa dan ibu hamil di 16 sekolah di Kecamatan Tongas.

Sadar akan pertaruhan ini, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, S.I.K., M.I.K., memberikan pesan tegas yang tak bisa ditawar.

Dalam acara pembekalan relawan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari di ruang Rupatama Polres, Kamis (09/10/25) pagi, Kapolres tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga peringatan keras.

“Kita harus benar-benar menjaga higienitas dan gizi untuk makanan yang akan disajikan. Saya tekankan, jangan sampai nanti ada makanan basi yang diberikan kepada para siswa dan ibu hamil!” tegas AKBP Rico di hadapan para relawan yang berasal dari berbagai latar belakang.

Baca Juga :  Polres Probolinggo Kota Bekuk Residivis Kasus Curanmor di Rest Area Tongas

Peringatan ini menjadi inti dari komitmen program yang tidak hanya bertujuan membagikan makanan gratis, tetapi juga memastikan setiap suapan yang diterima adalah investasi bagi masa depan generasi penerus bangsa.

Program SPPG yang digagas sebagai dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden ini memiliki skala yang masif. Sebanyak 16 sekolah di Kecamatan Tongas akan menjadi sasaran utama, dengan jangkauan diperluas hingga ke para ibu hamil melalui posyandu-posyandu sekitar.

“Ini adalah langkah nyata untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam menjaga kesehatan generasi muda,” terang Kapolres.

Namun, dampak program ini ternyata lebih luas. Di tengah semangat kemanusiaan, SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari juga berhasil membuka denyut ekonomi baru bagi warga lokal.

Baca Juga :  Tekan Stunting di Kota Probolinggo Pj Walikota Lakukan Hal ini

“Alhamdulillah, dengan berdirinya SPPG ini, juga membuka lapangan kerja baru bagi warga Kota dan Kabupaten Probolinggo,” tambah Kapolres. Ia juga menyebut bahwa peresmian program secara penuh kini tinggal menunggu sertifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan semua standar terpenuhi.

Semangat dan harapan besar juga datang dari para relawan itu sendiri. Melati, salah satu relawan, melihat program ini sebagai jalan dua arah: pengabdian sekaligus pemberdayaan.

“Alhamdulillah, Pak. Ini menjadi lapangan pekerjaan baru bagi kami,” ujarnya penuh syukur. “Kami berharap SPPG ini bisa memberi manfaat nyata bagi adik-adik di Kecamatan Tongas.”

 

Penulis : De

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru