Sulap Mata Air Sentong Jadi Wisata Air, Tiga Dinas Pemkot Probolinggo Turun Tangan

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) saat melakukan pengerukan.

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) saat melakukan pengerukan.

PROBOLINGGO,bolinggoNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo serius menggarap potensi Sumber Mata Air Sentong di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan kedopokuntuk disulap menjadi destinasi wisata air baru.

Tak main-main, tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus Dispopar, Dinas PUPR-PKP, dan DLH dikerahkan untuk menata ulang kawasan yang lama terbengkalai tersebut.

Langkah ini diambil untuk menambah pilihan wisata alam dan buatan bagi masyarakat Kota Probolinggo.

Kondisi ranu sentong usai dibersihkan

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar), Muhammad Abas, menegaskan bahwa proyek ini membutuhkan kerja keroyokan. Sinergi, kolaborasi, dan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, menjadi kunci utama.

“Intinya, kami butuh sinergi dan kolaborasi agar bisa mewujudkan Mata Air Sentong menjadi destinasi wisata baru yang memang layak bagi masyarakat Kota Probolinggo,” ujar Abas. Selasa (12/1125).

Baca Juga :  Modal Rp6,9 Miliar Belum Cair, DPRD Kota Probolinggo Ragukan Rencana Bisnis Perseroda BTT

Abas menjelaskan, fokus awal adalah pembenahan fisik. Kondisi sumber air saat ini mengalami pendangkalan dan dipenuhi gulma eceng gondok.

Menjawab tantangan itu, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) langsung bertindak.

Kepala Dinas PUPR-PKP, Setiorini Sayekti, membenarkan pihaknya telah melakukan pengerukan besar-besaran.

“Pengerukan dilakukan selama 30 hari dengan alat berat untuk membersihkan gulma eceng gondok dan mengurangi sedimentasi. Ini agar mata air lebih bagus debitnya,” jelas Setiorini.

Setelah bersih, lanjutnya, Sentong dapat dimanfaatkan lebih optimal. Tidak hanya untuk memancing, tetapi juga untuk kegiatan produktif perikanan maupun pariwisata air seperti dayung dan kano.

Baca Juga :  Sambut HUT Lalu Lintas ke-70, Satlantas Polres Probolinggo Kota Kunjungi Purnawirawan dan Warakawuri

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dilibatkan untuk memastikan aspek konservasi dan kelestarian alam tetap menjadi prioritas utama di tengah pengembangan wisata.

Lebih dari sekadar pembenahan fisik, Abas kembali menekankan pentingnya kesiapan warga lokal. Menurutnya, infrastruktur yang baik harus diimbangi dengan perubahan pola pikir masyarakat.

“Terutama terkait kesiapan masyarakat setempat. Bagaimana masyarakat punya mindset yang baru, untuk betul-betul ingin mewujudkan nilai tambah bagi tempat wisata baru Sentong tersebut,” tegasnya.

Pengembangan Mata Air Sentong ini diharapkan tidak hanya menjadi alternatif tujuan wisata, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal di Jrebeng Wetan.

Penulis : De

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru