Ajang Trail Probolinggo, Peserta Keluhkan Asuransi, Begini Keterangan Penyelenggara!

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi Ajang trail adventure bertajuk Power to Power Probolinggo

Gambar ilustrasi Ajang trail adventure bertajuk Power to Power Probolinggo

PROBOLINGGO, bolinggoNews.com – Sebuah insiden serius menimpa salah satu peserta ajang trail adventure bertajuk Power to Power di Rest Area Betek, Krucil, Probolinggo, pada Minggu (16/11/2025).

Kecelakaan ini kemudian memicu protes dari keluarga korban dan peserta terkait dugaan kelalaian panitia dalam menyediakan jaminan keselamatan dasar, terutama ketiadaan asuransi.

Peserta berinisial R A, melalui kerabatnya, menuding panitia penyelenggara abai terhadap perlindungan peserta. Pihak keluarga korban mempertanyakan ketiadaan asuransi dan menilai standar penanganan medis di lokasi kejadian sangat lambat dan tidak profesional.

Keluhan ini muncul mengingat ajang tersebut termasuk berbayar dengan risiko ekstrem, dan perputaran dana pendaftaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah—dengan tiket sekitar Rp200.000 per orang dan estimasi 1.200 peserta.

Baca Juga :  Pemkot Probolinggo Gelar Kirab Sambut Atlet PON XXI Peraih Medali Emas

Menanggapi kabar yang beredar, pihak penyelenggara melalui Fajar menyampaikan klarifikasi resmi pada Selasa (18/11/2025).

Fajar menegaskan bahwa sejak awal, ketiadaan fasilitas asuransi bagi peserta telah diinformasikan secara transparan, termasuk dalam sesi Technical Meeting dan peraturan tertulis yang disebar kepada seluruh peserta.

“Panitia sudah menginformasikan secara transparan bahwa tidak ada fasilitas asuransi yang disediakan bagi peserta,” kata Fajar.

Meskipun demikian, Fajar menyatakan pihak panitia tetap berkomitmen dan bertanggung jawab penuh. Ia mengklaim panitia telah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Probolinggo untuk menanggung penuh biaya pengobatan korban hingga pulih total atau gratis.

Baca Juga :  Rutan Kraksaan Gelar Doa Bersama dan Istighosah untuk Keselamatan Bangsa

“Kami telah bekerja sama dengan Pemda untuk menanggung penuh biaya pengobatan korban hingga pulih total. Sebagai wujud nyata tanggung jawab, hari ini panitia bersama Bapak Sekretaris Daerah (Sekda) telah mengunjungi rumah sakit untuk memastikan korban mendapatkan pelayanan medis terbaik,” jelasnya.

Selain jaminan pengobatan gratis, panitia juga menyerahkan santunan sebagai bentuk dukungan bersama dari Pemda dan panitia penyelenggara.

“Kami memohon doa agar korban segera pulih sepenuhnya,” tutup Fajar.

Penulis : De

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru