Dana Masjid Rp7,5 Miliar Disorot, Abdul Mujib Desak Pemerataan Pembangunan Probolinggo Selatan

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib, melontarkan kritik keras terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo terkait rendahnya realisasi aspirasi masyarakat.

Dalam reses Masa Sidang II yang digelar Sabtu (28/2/2026), Mujib menyesalkan banyaknya usulan warga yang mandek di meja eksekutif dengan alasan klasik: kendala anggaran dan administrasi.

“Kami sudah berupaya maksimal mengawal suara konstituen, namun kenyataannya hanya separuh yang terealisasi. Komunikasi dengan Pemkot menunjukkan banyak pokok pikiran (pokir) yang tidak mendapatkan tindak lanjut konkret,” ujar Mujib.

Salah satu potret nyata kegagalan realisasi ini terlihat pada sektor peternakan. Sepanjang 2025, warga mengajukan 74 usulan bantuan kambing, namun hanya 34 pasang yang disetujui untuk dicairkan pada Juni atau Juli 2026 mendatang.

Baca Juga :  Tiga Orang Pembobol ATM Asal Lampung Beraksi di Probolinggo

Mujib juga mencium adanya potensi hambatan baru pada tahun anggaran 2027 melalui perubahan regulasi. Pemkot mewacanakan syarat penerima bantuan harus dalam bentuk kelompok (minimal 5 orang), bukan lagi perorangan.

“Logikanya tidak masuk akal. Namanya kelompok, tapi sasaran manfaatnya tetap individu. Aturan ini terkesan hanya formalitas yang justru menyulitkan masyarakat kecil untuk mengakses bantuan,” tegasnya.

Tidak hanya soal bantuan sosial, Mujib memberikan kritik tajam terhadap arah pembangunan fisik kota yang dinilai timpang. Ia menyoroti revitalisasi trotoar Alun-Alun yang mengorbankan ratusan pohon peneduh yang telah puluhan tahun berdiri.

“Surabaya saja bisa membangun trotoar tanpa menebang pohon besar. Di sini justru sebaliknya, pohon-pohon layak itu ditebang dan kita tidak tahu batang kayunya lari ke mana,” sindirnya.

Baca Juga :  Mie Gacoan Probolinggo Beroperasi Kembali, Tim Legal Pastikan Komitmen Penuhi Izin IPAL

Ketimpangan semakin terlihat pada rencana renovasi Masjid Agung yang kabarnya menelan anggaran fantastis hingga Rp7,5 miliar untuk pelapisan warna emas. Menurut Mujib, anggaran sebesar itu sangat kontras dengan kondisi infrastruktur di wilayah pinggiran, terutama Probolinggo Selatan, yang masih minim sentuhan.

Ia menyarankan agar Pemkot fokus pada perbaikan fungsional, seperti plafon masjid yang rusak, sementara sisa anggarannya dialihkan untuk program penguatan UMKM atau perbaikan infrastruktur dasar di pemukiman.

“Jangan sampai ada kesan pembangunan hanya menumpuk di pusat kota untuk proyek kosmetik atau keindahan semata. Kami mendesak Pemkot lebih peduli pada pembangunan wilayah Selatan, seperti perbaikan plengsengan dan akses jalan yang mulai rusak,” pungkas politisi tersebut.

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil
PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa
Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta
11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS
11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis
KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Inovasi Irigasi Tetes: Walikota Probolinggo Panen Raya Cabai di Tengah Kenaikan Harga
Jelang Lebaran, 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:22 WIB

Semangat Berbagi di Jrebeng Lor: Mempererat Silaturahmi Melalui Distribusi Takjil

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:39 WIB

PAC GP Ansor Wonoasih Salurkan Bantuan Beras untuk Pos Kamling dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:53 WIB

Kejagung Hentikan Kasus PLD Rangkap GTT di Probolinggo, Muncul Isu Permintaan Rp300 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Belum Penuhi SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23 WIB

11 Tanaman Penolak Bala Menurut Primbon Jawa: Tak Hanya Mistis, Tapi Juga Medis

Berita Terbaru