PROBOLINGGO, Bolinggonews.com – Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Kota Probolinggo resmi terbentuk dengan masa bakti 2026–2030. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan olahraga minisoccer yang terus berkembang di Kota Probolinggo.
Pembentukan KSMI Kota Probolinggo ditandai dengan rapat perdana pengurus di Joglo Cafe Boston, Jalan Panglima Sudirman, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengurus Provinsi KSMI Jawa Timur, dilanjutkan dengan pengenalan pengurus dan pembagian bidang organisasi.
Rapat dipimpin langsung Ketua KSMI Kota Probolinggo, Guruh Dwi Prasetyo, yang juga merupakan anggota DPRD Kota Probolinggo. Didampingi Sekretaris Thoriq Saudiawan, Guruh menyampaikan bahwa pembentukan organisasi tersebut merupakan langkah untuk mengakomodasi perkembangan minisoccer sekaligus membangun sistem pembinaan yang lebih terarah.
Menurut Guruh, minisoccer tidak lagi sekadar menjadi aktivitas rekreasi masyarakat, tetapi berpotensi berkembang menjadi olahraga prestasi yang memiliki ekosistem kompetisi tersendiri.
“Minisoccer ini bukan sekadar hobi, tetapi sudah menjadi industri dan cabang olahraga prestasi yang diakui KONI. Kita akan segera melakukan deklarasi dan audiensi dengan KONI serta Dispopar untuk menjadi anggota resmi KONI,” ujarnya.
Dalam rapat perdana tersebut, pengurus membahas dua agenda utama, yakni memperkuat silaturahmi dan koordinasi internal serta mempersiapkan pelantikan atau deklarasi organisasi. Selain itu, pembahasan juga mencakup penyusunan program kerja sebagai landasan pengembangan minisoccer di Kota Probolinggo.
Salah satu agenda yang direncanakan adalah penyelenggaraan Liga Resmi KSMI Kota Probolinggo. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi sarana pembinaan atlet, peningkatan kualitas pertandingan, sekaligus membuka peluang bagi pemain lokal untuk berkembang menuju level kompetisi yang lebih tinggi, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.
Rapat perdana itu turut dihadiri Ketua Umum KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan. Kehadirannya menjadi bagian dari komunikasi awal antara KSMI dan KONI terkait peluang pengembangan minisoccer sebagai cabang olahraga yang berpotensi menyumbangkan prestasi bagi daerah.
Zulfikar menyambut positif terbentuknya kepengurusan KSMI Kota Probolinggo. Ia menilai minisoccer memiliki potensi besar untuk dikembangkan, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga tersebut.
“Kami dari KONI sangat mendukung. Minisoccer ini potensinya luar biasa di Probolinggo. Harapannya KSMI bisa segera melengkapi administrasinya agar bisa kita kukuhkan dan bersama-sama memajukan olahraga prestasi di Kota Probolinggo,” katanya.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, KSMI Kota Probolinggo diharapkan segera menuntaskan persyaratan administrasi organisasi dan menyusun program kerja yang terukur.
Ke depan, keberadaan KSMI diharapkan tidak hanya memperkuat penyelenggaraan kompetisi minisoccer, tetapi juga mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan serta memperluas kesempatan bagi talenta lokal untuk berprestasi di tingkat regional maupun provinsi.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












