Probolinggo,bolinggonews.com – Puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 bertema Satukan Aksi Basmi Korupsi: “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat ” digelar di Paseban Sena, Kamis (11/12) pagi.
Acara kolaborasi Pemerintah Kota Probolinggo dan Kejaksaan Negeri, difasilitasi Disdikbud, ini dipadati ratusan pelajar dari berbagai jenjang, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kegiatan yang mengedepankan integritas sejak dini.
Kajari Lilik Setiyawan menegaskan bahwa pemberantasan korupsi berfokus pada pemulihan kerugian negara dan perbaikan tata kelola, bukan hanya menjerat individu.
Ia menekankan perlunya kerja sama seluruh jajaran dan berharap Hakordia menjadi pengalaman pembelajaran yang menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan keteguhan menolak praktik menyimpang di kalangan pelajar.
Kepala Disdikbud Siti Romlah menambahkan, kegiatan Hakordia adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi bermoral.
“Budaya antikorupsi harus dibangun sejak dini demi Indonesia Emas 2045 yang bebas korupsi,” jelasnya.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin turut menyoroti pentingnya pembinaan karakter generasi muda, sejalan dengan visi nasional mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menyebutkan, program fondasi seperti peningkatan gizi anak dan makan gratis hanyalah awal, karena yang paling sulit adalah membentuk karakter.
Wali kota menjelaskan, meskipun membentuk karakter bisa memakan waktu, pendidikan terstruktur dan konsisten dapat menanamkan nilai antikorupsi dengan kuat.
Untuk itu, ia berencana menerapkan kantin antikorupsi di sekolah, yakni kantin tanpa penjaga yang melatih kejujuran siswa dalam bertransaksi.
Puncak Hakordia 2025 turut dimeriahkan dengan pengumuman pemenang berbagai lomba bertema antikorupsi yang diikuti pelajar SD hingga SMK, di antaranya:
1. Lomba Debat Antikorupsi (SMP/MTs & SMA/MA/SMK)
2. Lomba Video/Film Pendek Antikorupsi (SMP/MTs)
3. Lomba Konten Media Sosial Tema Antikorupsi (SD & SMP/MTs)
4. Lomba Karikatur Digital Antikorupsi (SD & SMP/MTs)
5. Lomba Bercerita untuk Anak Difabel (SD & SMP/MTs)
6. Lomba Bercerita Berbahasa Indonesia yang Baik dan Benar (SD & SMP/MTs)
7. Lomba Pidato Resmi bertema “Satukan Aksi Basmi Korupsi” (SD & SMP/MTs).
Para pemenang menerima penghargaan sebagai simbol bahwa integritas dapat diwujudkan melalui kreativitas dan aksi nyata. Kegiatan Hakordia ini dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Ina Dwi Lestari, Forkopimda, Ketua TP PKK dr. Evariani, pejabat Pemkot, dan kepala sekolah.
Acara ditutup dengan Forum Group Discussion (FGD) yang menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri dan Inspektorat.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












