PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen memperkuat kapasitas para pendidik di wilayahnya melalui berbagai program pelatihan dan Workshop.
Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Studi Pembelajaran (Lesson Study) dan Robotika bagi para guru serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo di Balai Hinggil, Rabu (19/8/2026).
Pelatihan ini berfokus pada dua agenda utama: penguasaan metode pengajaran inovatif melalui Lesson Study serta pengenalan teknologi pengkodean (coding) dan robotika dalam pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Dalam sesi Lesson Study, para peserta diajak mengubah paradigma mengajar. Pendekatan ini menempatkan guru sebagai pembelajar berkelanjutan yang secara kolaboratif merencanakan, mengamati, merefleksikan, dan mengevaluasi proses pembelajaran di kelas.

Guru dilatih tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengamati cara siswa belajar, memahami hambatan belajar, serta merumuskan strategi pengajaran yang lebih efektif bersama rekan sejawat.
Selain Lesson Study, pelatihan ini membekali guru dengan kompetensi di bidang robotika dan coding. Pemanfaatan robotika dirancang untuk melatih kemampuan berpikir logis (logical thinking), pemecahan masalah (problem solving), kreativitas, dan kerja sama siswa melalui praktik langsung.
Pengenalan teknologi ini menjadi nilai tambah agar guru mampu merancang pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Guna memberikan materi berkualitas, pelatihan ini menghadirkan pakar pendidikan matematika internasional dari University of Tsukuba Jepang, Prof. Masami Isoda.
Kehadiran Prof. Isoda menjadi kesempatan berharga bagi para guru untuk menyerap pengalaman mendalam mengenai metodologi pembelajaran matematika modern dan pengembangan profesionalisme pendidik.
Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi strategis antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo bersama SEAMEO SEAMOLEC, SEAQIM, dan University of Tsukuba.
Turut hadir dalam acara tersebut Direktur SEAMOLEC Cahya Kusuma Ratih, Direktur SEAQIM Sri Wulandari Danoebroto, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Setiorini Sayekti, S.K.M., M.Si.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, saat membuka pelatihan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan profesionalisme guru sebagai fondasi utama pendidikan berkualitas.
“Kami sangat menghargai kemitraan ini dan berharap bahwa workshop ini akan menjadi batu loncatan bagi pendidik kami untuk menerapkan metode pengajaran yang lebih menarik dan relevan bagi siswa,” tegas dr. Aminuddin.
Sementara itu, Prof. Masami Isoda mengapresiasi tinggi antusiasme para guru peserta pelatihan. Ia menilai pertukaran pengalaman dan kolaborasi antarpendidik merupakan kunci utama peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
Melalui pelatihan ini, Pemkot Probolinggo berharap pengetahuan yang didapat tidak berhenti di ruang workshop, melainkan diimplementasikan di sekolah masing-masing dan ditularkan kepada sesama guru demi membangun budaya belajar mandiri serta evaluasi berkelanjutan.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












