Serba Rp10.000:Tenda Pagi Bangkitkan Puluhan UMKM di Kota Probolinggo

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas Tenda Pagi yang Diserbu Pembeli

Aktivitas Tenda Pagi yang Diserbu Pembeli

PROBOLINGGO, bolinggoNews.com – Di tengah denyut pagi Probolinggo yang baru saja dimulai, sebuah tenda sederhana menjadi magnet yang menarik perhatian banyak orang. Aneka kuliner pagi hari disajikan di sana, menggugah selera dan rasa penasaran setiap pengunjung.

Bukan sekadar warung biasa, inilah Tenda Pagi yang berlokasi di jalan Cokro Aminoto, kelurahan kanigaran, kota Probolinggo, sebuah inisiatif kuliner yang menjanjikan sarapan lezat serba Rp10.000, sekaligus menjadi panggung bagi mimpi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

“Awalnya kami ingin masyarakat Probolinggo ramai di pagi hari, Probolinggo hidup di pagi hari,” ujar Tegar Arale, pemilik Tenda Pagi.

Terinspirasi dari denyut kehidupan di kota-kota besar, Tegar membawa semangat kebangkitan ekonomi di dunia kuliner pagi hari ke jalanan Probolinggo. Konsep Tenda Pagi jauh melampaui sekadar tempat makan.

Ini adalah sebuah dapur kolektif yang saat ini telah menampung hampir 50 UMKM.

“Target kita ke depannya bakal sampai 100 UMKM,” ungkap Tegar penuh optimisme.

Baca Juga :  HUT TNI ke 78, Kapolres Berikan Kejutan ke Makodim 0820 Probolinggo

Para pelaku UMKM ini tidak perlu repot mencari lapak atau menyewa tempat yang mahal. Mereka cukup menitipkan produknya di Tenda Pagi.

Sebagai imbalannya, Tenda Pagi hanya mengambil untung Rp1.000 per item yang terjual. Tegar dan timnya menanggung biaya sewa tempat, yang saat ini masih mereka kontrak dari pemilik angkringan.

Saat ini, hidangan yang mendominasi lapak adalah makanan berat, mulai dari aneka nasi, seperti nasi bento dan nasi tiwul.

Namun, visi Tenda Pagi sangatlah luas.

“Nanti ke depannya bakal menyeluruh, dari kue tradisional, kue kekinian, makanan tradisional, nasi-nasi tradisional, sampai nasi-nasi kekinian,” jelas Tegar.

Menjaga kualitas produk dari puluhan UMKM tentu bukan perkara mudah. Aktivitas kuliner pagi hari di Tenda Pagi menerapkan standar kurasi yang ketat sebelum sebuah produk boleh dijual.

“Kita coba dulu masakannya, kalau approve kita masukkan. Kalau misal kurang, kita kritik dulu, kita suruh benahi dulu, kita evaluasi dulu, biar rasa dan estetikanya terjaga,” jelas Tegar tentang proses kurasi yang mereka lakukan.

Baca Juga :  Alun - alun, Keberhasilan Pemkot Probolinggo Membangun Ruang Publik yang Humanis

Setiap UMKM diperbolehkan menitipkan maksimal tiga produk, sementara UMKM lama yang sudah bergabung sejak awal mendapat kelonggaran hingga lima produk.

Meskipun sudah muncul beberapa inisiatif serupa di Probolinggo, Tenda Pagi yang dikelola Tegar tampak paling ramai. Ke depannya, Tegar berencana melebarkan sayap dengan membuka cabang lain di daerah Kecamatan Mayangan.

Harapan terbesar Tegar sederhana: membantu pelaku UMKM yang berpotensi namun terkendala modal atau tempat.

“Membantu pelaku UMKM yang enggak bisa jualan tapi punya produk. Kita bareng-bareng kembangkan produk itu,” tutupnya, menggambarkan semangat kolaborasi yang menjadi pondasi utama Tenda Pagi.

Ratna, salah satu pelanggan Tenda Pagi, mengaku sangat terbantu. Kebutuhan sarapan keluarganya kini terpenuhi tanpa repot, berkat kuliner pagi hari yang tersedia di sana.

“Kami merasa terbantu sekali, karena biasanya tiap pagi harus menyiapkan sarapan untuk suami dan anak sekolah. Jadi, kami langsung beli di sini.

Selain menunya lengkap, harganya juga terjangkau,” ungkap Ratna.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Lima Hari Dicari, Penyelam Tradisional Probolinggo Ditemukan Meninggal di Laut
Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik
Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo
Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Tekan Penggunaan Gadget, Puluhan Anak Ikuti Probolinggo Pushbike di GOR Mastrip
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Lima Hari Dicari, Penyelam Tradisional Probolinggo Ditemukan Meninggal di Laut

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Tekan Penggunaan Gadget, Puluhan Anak Ikuti Probolinggo Pushbike di GOR Mastrip

Senin, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi

Berita Terbaru

Pemerintahan

PDPB Triwulan III, Bawaslu Temukan 137 Data Pemilih Meninggal

Senin, 5 Okt 2026 - 19:51 WIB