PROBOLINGGO, Bolinggonews.com – Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo Kota memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang mengegerkan warga pada Selasa malam (12/05).
Insiden pengejaran di area Lapangan Anggur, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, dipastikan bukan aksi pembegalan. Melainkan, itu murni kesalahpahaman antarwarga di lapangan.
Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika sekelompok pemuda dipepet oleh pengendara tak dikenal di kawasan King. Akibatnya, para pemuda itu pun terjatuh.
Saat para pemuda tersebut berusaha mengejar pengendara yang memepet mereka, seorang anggota Kodim 0820 yang sedang tidak bertugas merasa curiga. Ia merasa curiga dengan aksi kejar-kejaran tersebut.
“Anggota Kodim berusaha menghentikan mereka, namun karena tidak dihiraukan, muncul kecurigaan sehingga dilakukan pengejaran ke arah Lapangan Anggur sambil meneriakkan kata begal dan maling,” ujar Iptu Zainullah saat memberikan keterangan resmi.
Teriakan tersebut kemudian memancing reaksi massa yang spontan ikut melakukan pengejaran di sepanjang jalan.
Dalam insiden tersebut, kelompok pemuda itu berhasil meloloskan diri dan pulang ke rumah dengan aman. Namun, nasib nahas justru menimpa anggota Kodim yang melakukan pengejaran. Ia terlibat kecelakaan dengan warga lain yang saat itu juga ikut mengejar.
Kondisi anggota TNI yang tergeletak akibat benturan inilah yang terekam kamera dan viral di grup WhatsApp. Hal ini kemudian memicu narasi keliru bahwa telah terjadi aksi begal.
Menyadari situasi yang berkembang, para pemuda yang terlibat didampingi tokoh masyarakat setempat bernama Bapak Agus mendatangi Polres Probolinggo Kota. Mereka datang untuk meluruskan kronologi.
Iptu Zainullah sangat menghargai inisiatif tersebut agar isu tidak semakin liar di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah tokoh masyarakat yang telah mengantarkan adik-adik ini untuk mengklarifikasi kejadian sebenarnya.
Kami juga berterima kasih kepada anggota Kodim dan masyarakat yang telah peduli terhadap keamanan lingkungan,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, pihak kepolisian meminta warga untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi kabar yang belum jelas kebenarannya. Imbauan ini ditujukan guna menjaga situasi Kamtibmas di Probolinggo tetap kondusif.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












