PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Pemerintah Kota Probolinggo mengambil langkah strategis dalam perencanaan pembangunan daerah. Walikota Probolinggo terus mendorong percepatan realisasi kebijakan tersebut demi kesejahteraan masyarakat.
Pada Rabu (8/7) sore, jajaran Pemerintah Kota Probolinggo yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, melakukan survei lapangan menyusuri batas terluar wilayah kota.
Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk memetakan prioritas pembangunan sekaligus menyusun usulan dukungan anggaran kepada pemerintah pusat. Walikota Probolinggo juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga daerah.
Meninjau Langsung Kondisi Lapangan
Sebelum turun ke lapangan, Wali Kota Aminuddin terlebih dahulu mencermati Peta Jaringan Jalan Kota. Hal ini dilakukan untuk memastikan status dan kondisi ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Probolinggo.
Rombongan kemudian menyusuri jalur batas luar kota sejauh kurang lebih 14 kilometer. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), Gofur Effendy, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan agar seluruh jajaran memahami kondisi wilayah perbatasan secara utuh, mencakup sisi timur, selatan, hingga barat.
Rute survei dimulai dari perbatasan timur dengan Kabupaten Probolinggo, melewati Jalan KH. Rizal, Jalan Sunan Kudus, Jalan Sunan Giri, hingga Jalan KH. Genggong.
Perjalanan berlanjut ke Jalan Sunan Gunung Jati, kawasan Sekolah Rakyat, jalan makadam menuju Jalan Sunan Prawoto, Jalan Sunan Drajat, melintasi Jembatan Gantung Kedungasem, hingga mencapai Jalan Ir. Sutami (Jalur Lingkar Selatan).
Peninjauan ini melintasi berbagai wilayah kelurahan, antara lain:
- Wiroborang
- Sukoharjo
- Sumber Taman
- Kedungasem
- Pakistaji
- Kedung Galeng
- Jrebeng Kidul
- Sumber Wetan
Komitmen Peningkatan Kualitas Infrastruktur
Dokter Aminuddin menegaskan bahwa hasil survei ini akan menjadi landasan utama dalam menentukan arah pembangunan infrastruktur ke depan. Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas konektivitas jalan dan memperkuat akses di kawasan perbatasan. Tak hanya itu, Walikota Probolinggo juga menyiapkan langkah-langkah strategis lainnya untuk mendukung penguatan kawasan tersebut.
“Nanti kita akan mengajukan anggaran jalan kepada Kementerian PUPR untuk pelebaran jalan. Kalau ada jalan yang berlubang akan kita perbaiki sehingga kualitas infrastruktur semakin baik dan bisa dijadikan event-event menarik dilakukan di sini, seperti maraton 10k atau 15k,” ujar Wali Kota Aminuddin.
Secara umum, kondisi ruas jalan di sepanjang batas luar Kota Probolinggo dinilai sudah cukup baik. Namun, penyempurnaan tetap diperlukan di sejumlah titik guna memastikan infrastruktur yang lebih aman, nyaman, serta mampu mendorong mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Walikota Probolinggo berharap sinergi antar daerah terus ditingkatkan demi kemajuan bersama.
Solusi Jalan dalam Kota
Selain fokus pada pengembangan wilayah perbatasan, Pemkot Probolinggo juga memastikan respons cepat terhadap aspirasi warga terkait kerusakan jalan di dalam kota. Wali Kota menegaskan bahwa perbaikan jalan yang sering dikeluhkan masyarakat, seperti di Jalan Suroyo, Jalan Sunan Ampel, dan wilayah Wonoasih, dijadwalkan akan segera dieksekusi pada tahun 2026 ini.
Apakah Anda ingin saya membuat draf rilis pers resmi atau ringkasan poin-poin utama dari artikel ini untuk keperluan media sosial?
Penulis : Inos
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












