PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Event tahunan kebanggaan warga Kota Probolinggo, Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) 2026, kini memasuki hari kelima.
Ajang ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi ladang rezeki yang menjanjikan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner lokal. Senin (06/07).
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari angka kunjungan yang stabil. Panitia mencatat rata-rata 5.000 hingga 6.000 pengunjung memadati area Semipro setiap harinya.
Lonjakan pengunjung ini dipicu oleh momentum libur sekolah serta perubahan strategi penyelenggaraan yang lebih berpihak pada pelaku usaha lokal.
Berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya yang banyak didominasi oleh jajanan dari luar kota dengan harga yang cenderung tinggi, Semipro 2026 kini berfokus pada pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) asli Kota Probolinggo.
Langkah ini membuat harga produk kuliner yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dan ramah di kantong pengunjung.
Agus Salim, selaku Event Organizer (EO) pelaksana, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil agar manfaat ekonomi dari perhelatan tahunan ini dapat dirasakan langsung oleh warga setempat.
“Alhamdulillah, rata-rata pengunjung mencapai 5.000 hingga 6.000 orang hingga hari kelima ini. Kami memang sengaja mengkhususkan ajang ini untuk UMKM dan PKL lokal. Kami berharap semua pedagang di sini mendapatkan hasil yang memuaskan hingga penutupan nanti,” ujar Agus.
Dampak positif tersebut dirasakan langsung oleh para pedagang. Ismi, salah seorang pedagang tahu yang berjualan di area Semipro, mengaku bahwa omzet hariannya meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
“Kami sangat terbantu dengan adanya Semipro ini. Dagangan lebih laris dan omzet di atas rata-rata biasanya. Semoga tahun-tahun berikutnya, Semipro tetap konsisten mengutamakan UMKM dan PKL dari warga lokal,” harapnya.
Keberhasilan Semipro 2026 ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Probolinggo. Sebelumnya, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, M. Abas, menegaskan bahwa Semipro dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mempertemukan berbagai sektor.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan daya tarik kunjungan wisata dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas perdagangan.
Kami ingin mengintegrasikan UMKM, ekonomi kreatif, seni budaya, hingga layanan publik dalam satu wadah,” tegas Abas.
Dengan sisa waktu penyelenggaraan yang masih ada, Semipro 2026 diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus destinasi wisata unggulan yang menghibur warga Kota Probolinggo dan sekitarnya.
Penulis : Inos
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












