PROBOLINGGO – Kontingen sepatu roda Kota Probolinggo mematangkan persiapan menjelang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sepatu Roda Porserosi XI Jawa Timur 2026.
Sebanyak 27 atlet pilihan dipastikan siap bertanding dalam kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Sirkuit Sepatu Roda SMANOR, Sidoarjo.
Para atlet tersebut dipersiapkan untuk bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Berbagai tahapan latihan telah dijalani guna meningkatkan kesiapan fisik dan teknik sebelum menghadapi persaingan di lintasan.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan kontingen Porserosi Kota Probolinggo. Pria yang akrab disapa Iwan itu menegaskan dukungan KONI terhadap para atlet yang akan membawa nama Kota Probolinggo dalam ajang tingkat provinsi tersebut.
“Kami sangat bangga dengan semangat luar biasa dari 27 atlet sepatu roda yang akan mewakili Kota Probolinggo.
KONI mengapresiasi kerja keras jajaran pengurus Porserosi dan tim pelatih yang konsisten melakukan pembinaan,” ujar Zulfikar Imawan.
Ia optimistis persiapan yang telah dilakukan dapat menjadi modal penting bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya selama kejuaraan berlangsung.
“Kami optimistis, dengan persiapan yang matang ini, anak-anak mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama kota di sirkuit SMANOR Sidoarjo,” tambahnya.
Selain memberikan dukungan, Iwan juga berpesan agar seluruh atlet menjaga kondisi kesehatan menjelang pertandingan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga konsentrasi, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas selama berkompetisi.
Menurutnya, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di tingkat provinsi.
Sementara itu, pelatih kepala Porserosi Kota Probolinggo, Hidayat, mengungkapkan bahwa seluruh atlet telah menjalani pemusatan latihan intensif di Sirkuit GOR Mastrip, Kota Probolinggo.
Program latihan difokuskan pada peningkatan daya tahan fisik, pemantapan teknik cornering atau menikung, serta penguatan strategi kecepatan (speed). Ketiga aspek tersebut menjadi perhatian penting untuk mendukung performa atlet saat menghadapi persaingan di lintasan.
Kontingen Kota Probolinggo diproyeksikan mengikuti berbagai kategori perlombaan, mulai dari kelompok umur (KU) pemula hingga kelas prestasi. Keikutsertaan dalam sejumlah kategori tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Dukungan dari KONI, pengurus cabang olahraga, tim pelatih, serta orang tua atlet juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi para atlet selama menjalani pertandingan.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, kontingen sepatu roda Kota Probolinggo menargetkan penampilan maksimal dalam Kejurprov Porserosi XI Jawa Timur 2026.
Ajang ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan dan mendorong perkembangan olahraga sepatu roda di Kota Bayuangga.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












