PROBOLINGGO – Peringatan Hari Santri Nasional ke-12 Tahun 2026 di Kota Probolinggo tidak sekadar menjadi ajang seremonial tahunan.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Probolinggo, Lilik Setiyawan, menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya transformasi peran santri dalam menjawab tantangan zaman demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakannya di halaman Kantor Pemkot Probolinggo, Kamis (22/10), Kajari Lilik menyoroti pergeseran fokus perjuangan kaum santri dari masa ke masa.
Jika dahulu perjuangan identik dengan mengangkat senjata merebut kemerdekaan, maka medan juang hari ini menuntut penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi.
“Santri harus terus mengembangkan diri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap menjaga akhlak dan nilai-nilai keagamaan.
Dengan begitu, santri dapat mengambil peran dalam menjawab tantangan zaman dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Lilik Setiyawan di hadapan ratusan peserta upacara.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguasaan teknologi mutakhir dan kemampuan berpikir kritis tidak boleh tercerabut dari akar tradisi pesantren.
Keseimbangan antara ilmu agama dan pengetahuan modern menjadi kunci utama dalam melahirkan generasi muda yang tangguh, adaptif, dan siap berkecimpung di berbagai sektor, mulai dari keagamaan hingga pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.
Selain aspek intelektual, Kajari Lilik juga mengingatkan pentingnya fondasi moral yang kokoh. Di tengah arus modernisasi yang masif, nilai-nilai seperti kejujuran, integritas, dan kepedulian sosial harus senantiasa melekat pada diri setiap santri.
Menurutnya, kemajuan zaman dan teknologi yang canggih hanya akan membawa kemaslahatan jika diimbangi dengan karakter yang kuat dan bertanggung jawab.
Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026 ini, keteguhan semangat juang para santri di Kota Probolinggo diharapkan mampu terus dirawat, menjadikan mereka motor penggerak utama dalam memajukan daerah serta membangun peradaban bangsa yang bermartabat.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












