PROBOLINGGO – Dalam rangka memperkuat pembinaan kepribadian, Rutan Kelas IIB Kraksaan melaksanakan kegiatan pengajian bersama warga binaan perempuan dengan menghadirkan pengajar dari Kementerian Agama sebagai pemateri. Kegiatan keagamaan ini juga merupakan bagian dari program pembinaan yang dilakukan oleh Lapas.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh warga binaan perempuan dengan penuh perhatian sebagai bagian dari upaya memberikan pembinaan spiritual selama menjalani masa pidana. Senin (31/08). Keterlibatan Lapas dalam mendukung pembinaan spiritual sangat terasa dalam suasana kegiatan tersebut.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan, M. Yasin Zaini, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan, terutama di lingkungan Lapas.
“Pengajian ini diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual sekaligus menjadi ruang bagi warga binaan untuk melakukan refleksi diri, memperdalam pemahaman agama, dan membangun semangat untuk terus memperbaiki diri selama menjalani proses pembinaan,” tutur M. Yasin Zaini.
Kegiatan pengajian tersebut menjadi ruang bagi warga binaan perempuan untuk mendapatkan siraman rohani sekaligus melakukan refleksi diri, seperti yang juga menjadi tujuan utama program-program di Lapas lainnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Kraksaan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, termasuk melalui penguatan spiritual sebagai bekal warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. Dengan demikian, Lapas berperan penting dalam pembentukan karakter warga binaan.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












