Gubernur Khofifah Imbau Kabupaten dan Kota Jatim Tidak Gelar Pesta Kembang Api Tahun Baru

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur khofifah saat kunjungan di pantai probolinggo ( foto: bolinggotv)

Gubernur khofifah saat kunjungan di pantai probolinggo ( foto: bolinggotv)

Probolinggo,bolinggonews.com – Malam pergantian tahun yang biasanya semua daerah identik dengan gemerlap kembang api dan kemeriahan, kali ini akan terasa berbeda di Jawa Timur dengan adanya kebijakan terbaru dari Gubernur Khofifah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi mengimbau seluruh Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Kota di wilayahnya untuk tidak menggelar pesta kembang api pada malam menuju tahun 2026.

Bukan tanpa sebab langkah ini diambil, alih-alih euforia di jalanan, Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengalihkan energi perayaan menjadi momentum doa bersama yang khidmat. Ini merupakan bagian dari pendekatan Gubernur Khofifah untuk menciptakan suasana lebih damai.

Hal ini merupakan bentuk manifestasi empati dan solidaritas bagi saudara sebangsa di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara yang saat ini tengah berjuang menghadapi dampak bencana banjir bandang yang memilukan.

Baca Juga :  Jalur Wisata Bromo Probolinggo Lumpuh Diterjang Longsor Pasca Hujan Deras

“Pergantian tahun 2025 menuju 2026 ini sepatutnya kita maknai dengan keprihatinan. Di saat kita bersiap menyambut tahun baru, saudara-saudara kita di beberapa daerah sedang membasuh luka akibat ujian berat bencana alam.

Sudah sepatutnya kita hadir dengan kepedulian,” tutur Khofifah dengan nada penuh empati, Jumat (26/12).

Bagi Khofifah, doa bersama bukan sekadar ritual formalitas. Ia memandangnya sebagai simbol kekuatan spiritual dan modal sosial untuk mempererat kohesi nasional di tengah tantangan zaman yang kian dinamis.

Selain alasan kemanusiaan, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan serius. Berdasarkan data dari BMKG, Jawa Timur tengah memasuki periode cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Empat Kambing Tewas dalam Kebakaran Kandang di Probolinggo

Puncak curah hujan diprediksi akan meningkat signifikan, di mana pada Januari 2026 intensitasnya diperkirakan melonjak hingga 58%.

Kondisi alam yang tidak menentu ini menjadikan perayaan di ruang terbuka memiliki risiko keselamatan yang tinggi menurut Gubernur Khofifah.

Gubernur berharap, mulai dari tokoh agama hingga tokoh masyarakat dapat menggerakkan warga untuk merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih reflektif.

“Mari kita jemput fajar 2026 dengan kerendahan hati. Semoga bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan-Nya, dijauhkan dari segala marabahaya, dan diberi kekuatan untuk bangkit lebih kuat,” tutupnya.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik
Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo
Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?
Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Tekan Penggunaan Gadget, Puluhan Anak Ikuti Probolinggo Pushbike di GOR Mastrip
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Tekan Penggunaan Gadget, Puluhan Anak Ikuti Probolinggo Pushbike di GOR Mastrip

Berita Terbaru