PROBOLINGGO, Bolinggonews.com – Merespons aspirasi masyarakat terkait mekanisme perekrutan relawan, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Jrebeng Lor dan Kelurahan pilang Kota Probolinggo, bergerak cepat. Mereka melakukan evaluasi menyeluruh.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemilik SPPG untuk menjaga transparansi dan memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat maksimal bagi warga sekitar.
“Kami terus berupaya menjalankan amanah ini dengan sebaik mungkin. Perlu diketahui bahwa saat ini fasilitas dapur masih dalam tahap pembangunan.
Meski begitu, kami pastikan mulai dari proses pengolahan hingga penyaluran akan dilakukan dengan standar terbaik,” ujar Ibu Lia mitra SPPG.Sabtu( 7/03/26).

Lia juga menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap masukan warga. Sebagai bukti transparansi, mereka telah menyiapkan sistem manajemen yang akuntabel.
“Kami sudah menyiapkan tim dokumentasi. Mulai dari penataan menu MBG, keterbukaan harga, hingga proses penyaluran ke sekolah-sekolah akan kami dokumentasikan secara terbuka dan diunggah di akun media sosial resmi kami,” tambahnya.
Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran dari warga setempat mengenai porsi pelamar dari luar daerah yang dianggap mendominasi.
Warga berharap keberadaan fasilitas MBG dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama dalam penyerapan tenaga kerja di lingkungan terdekat.
Menanggapi hal tersebut, pemilik SPPG menunjukkan sikap kooperatif dengan langsung memperbaiki kriteria seleksi. Pihak manajemen kini memprioritaskan warga lokal sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat meredam potensi kecemburuan sosial. Selain itu, ini juga memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap program nasional ini.
Dengan evaluasi cepat ini, SPPG Jrebeng Lor serta kelurahan Pilang membuktikan profesionalismenya dalam mengelola dinamika di lapangan. Hal ini dilakukan demi kesuksesan program MBG di Kota Probolinggo.
Sementara Walikota LSM LIRA Lois Hariona mengapreasi langkah yang diambil SPPG tersebut, yang secara terbuka menerima kritikan dari masyarakat dan segera melakukan evaluasi.
Ia berharap kedepannya seluruh SPPG mengedepankan asas kebermanfaatan daripada sekedar mencari keuntungan pribadi.
“Kami akan terus mengawasi jalannya program mulia MBG ini, kami berharap tidak ada lagi permasalahan terkait SPPG baik masalah menu, penyaluran serta perekrutan relawan, pungkasnya.
Penulis : id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com











