PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kota Probolinggo.
Kali ini, seorang penjual tempe menjadi korban pembegalan sadis saat hendak berangkat berjualan pada Kamis pagi (7/5). Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan Taman Korona, Jalan Sunan Muria, Kecamatan Kanigaran. Korban diketahui bernama Agustin Ningrum (36), warga Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih.
Aksi nekat pelaku sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) milik warga sekitar.
Menurut keterangan saksi, Mustain, rekaman CCTV menunjukkan detik-detik mencekam. Pada rekaman, korban diadang oleh pelaku di tengah kondisi jalan yang masih sepi.
“Jika melihat rekaman CCTV, korban dipepet pelaku yang langsung mengacungkan senjata tajam jenis celurit.
Begitu korban tak berdaya, pelaku merampas paksa seluruh harta bendanya,” jelas Mustain.
Pelaku yang bertindak beringas tidak hanya membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik korban. Selain itu, pelaku juga menggasak rombong dagangan yang masih penuh berisi tempe siap jual.
Warga setempat mengungkapkan bahwa kawasan Jalan Sunan Muria, khususnya di area Taman Korona, memang dikenal rawan.
Minimnya penerangan dan pengamanan di lokasi tersebut membuat pelaku kejahatan leluasa melancarkan aksinya.
“Sering sekali terjadi tindak kriminal di sini. Kalau bukan begal, ya jambret atau pencurian lainnya,” imbuh Mustain.
Merespons kejadian tersebut, petugas kepolisian dari Polsek setempat segera mendatangi lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Polisi juga telah mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti kunci untuk memburu pelaku.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam.
Akibat insiden ini, korban menderita kerugian berupa satu unit sepeda motor Honda Beat bernopol N 5516 RD. Korban juga kehilangan satu rombong dagangan serta sejumlah barang berharga pribadi lainnya.
Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan intensitas patroli. Harapan ini terutama pada jam-jam rawan subuh, guna mencegah terulangnya kejadian serupa yang mengancam keselamatan warga.
Penulis : id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com












