PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kota Probolinggo tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar-kader.
Gelaran yang mencapai puncaknya pada Rabu malam (13/5) di halaman kantor Satpol PP dan Damkar tersebut sukses mencatatkan perputaran ekonomi hingga hampir Rp 75 juta dalam waktu singkat.
Angka tersebut menjadi bukti konkret bahwa PKK telah bertransformasi menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang signifikan di Kota Mangga.
Berdasarkan data yang dihimpun panitia, geliat ekonomi selama pelaksanaan kegiatan didominasi oleh transaksi ratusan pelaku UMKM dari lima kecamatan dengan total omzet mencapai Rp 69.032.000.
Sementara itu, Kelompok Wanita Tani (KWT) turut menyumbang nilai transaksi sebesar Rp 5,5 juta.
Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin, menyatakan bahwa PKK kini hadir sebagai kekuatan sosial yang menyentuh level keluarga terkecil melalui jaringan dasawisma.
“Dari proses ini kita bisa menemukan berbagai UMKM dengan spesifikasi produk di setiap kelurahan. Sisi positifnya, UMKM tidak hanya tumbuh, tapi kita bawa naik ke permukaan agar bisa tampil di tingkat regional maupun nasional,” ujar sosok yang akrab disapa Dokter Eva tersebut.
Dokter Eva menekankan bahwa PKK adalah kendaraan sosial yang efektif bagi pemerintah untuk memastikan program pembangunan tepat sasaran.
Menurutnya, sinergi antara perangkat daerah dan kader PKK di tingkat RT/RW memudahkan pemetaan potensi wilayah.
“PKK bukan lagi dipandang sebelah mata. Ketika pemerintah memanfaatkan kekuatan PKK, maka program akan lebih berdampak langsung karena kami menjangkau masyarakat paling bawah,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin memberikan apresiasi tinggi terhadap peran PKK dalam melakukan kurasi potensi wilayah. Ia menilai PKK memiliki keunggulan dalam mendampingi UMKM agar mampu naik kelas.
“Capaian ekonomi hampir Rp 75 juta dalam sehari ini bukti bahwa kegiatan PKK memberi dampak ekonomi yang konkret, bukan sekadar seremonial,” ungkap Wali Kota Aminuddin.
Ia menambahkan, peningkatan UMKM melalui jalur PKK secara otomatis akan berkontribusi pada kesejahteraan keluarga secara luas.
Penulis : id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews.com











