PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Jabatan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Probolinggo saat ini mengalami kekosongan.
Posisi ketua partai berlambang Gajah tersebut ditinggalkan oleh Siegit Adi Permana yang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sejak Januari 2026.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD PSI Kota Probolinggo, Setiawan Jodi, membenarkan kabar mundurnya ketua mereka. Ia menjelaskan bahwa pengunduran diri tersebut didasari oleh kesibukan pribadi yang bersangkutan.
“Per Januari 2026, yang bersangkutan (Siegit Adi Permana) sudah mengundurkan diri. Alasannya karena ia ingin fokus mengurus bisnisnya,” ujar Jodi saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).
Terkait kekosongan pucuk pimpinan, Jodi mengungkapkan bahwa saat ini operasional organisasi di tingkat DPD untuk sementara waktu dilimpahkan kepadanya. Ia bertugas sebagai Sekretaris DPD.
Meski ada pergantian posisi, Jodi memastikan bahwa agenda partai tetap berjalan sesuai dengan arahan Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep.
Fokus utama PSI Kota Probolinggo saat ini adalah memperkuat struktur organisasi dari tingkat paling bawah.
“Langkah PSI ke depan sesuai instruksi Mas Kaesang (Ketua Umum), kami masih fokus pada pembentukan struktur mulai dari tingkat kecamatan (DPC) sampai tingkat kelurahan (DPRt). Saat ini progresnya sudah mencapai 40 persen,” jelasnya.
Mengenai kepemimpinan definitif di tingkat DPD, Jodi menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Timur.
Selain menjalankan tugas rutin organisasi, Jodi mengaku telah menerima mandat khusus dari DPW. Mandat tersebut berupa tugas untuk menjaring sosok yang tepat untuk mengisi kursi Ketua DPD PSI Kota Probolinggo.
“Saat ini kepengurusan DPD masih saya pegang sebagai sekretaris sembari menunggu arahan dari DPW. Saya juga sudah diberi mandat oleh DPW untuk segera mencari calon ketua DPD yang baru,” pungkasnya.
Penulis : Id
Editor : Inos
Sumber Berita : Bolinggonews












