PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Ritual suci Yadnya Kasada yang digelar oleh masyarakat Suku Tengger Semeru di Pura Luhur Poten, kawasan lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, menandai lahirnya tiga dukun pandita baru.
Prosesi pengukuhan yang sarat akan nilai adat ini dilaksanakan pada Senin, 1 Juni 2026.
Bambang Suprapto, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, memaparkan bahwa ketiga dukun pandita yang baru dilantik tersebut berasal dari tiga wilayah berbeda, yaitu:
Desa Ngadisari (Kabupaten Probolinggo)
Desa Pandansari (Kabupaten Probolinggo)
Desa Cendang (Kabupaten Pasuruan)
“Kami resmi mengukuhkan tiga dukun pandita baru yang masing-masing berasal dari Desa Ngadisari, Pandansari, dan Cendang,” ujar Bambang pada Senin (1/6).
Menjaga Harmoni dan Tradisi Tengger
Bambang menegaskan bahwa peran seorang dukun pandita sangat krusial dalam melestarikan adat istiadat, memelihara nilai-nilai spiritual, serta menjaga tatanan sosial warga Tengger.
Melalui pengukuhan ini, ia berharap ikatan persaudaraan dan kerukunan di antara masyarakat Tengger Semeru dapat semakin kokoh.
“Kami berharap kehidupan masyarakat ke depan bisa lebih harmonis dan sejahtera. Esensi hubungan baik antara manusia dengan Sang Pencipta, sesama manusia, serta alam semesta harus selalu dijaga keseimbangannya,” tambah Bambang.
Prosesi Ritual yang Khidmat
Upacara Yadnya Kasada tahun ini berjalan dengan sangat khusyuk. Ritual sakral tersebut dimulai dengan pelafalan doa-doa suci berdasarkan keyakinan tradisional suku Tengger.
Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian ritual, warga mengarak aneka hasil bumi—seperti sayur-mayur dan buah-buahan—untuk dilarung ke dalam kawah aktif Gunung Bromo. Prosesi ini merupakan bentuk nyata dari rasa terima kasih dan syukur mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tentang Yadnya Kasada
Yadnya Kasada ialah upacara adat tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat Suku Tengger di kawasan Gunung Bromo. Ritual ini menjadi simbol ungkapan syukur sekaligus momentum untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan keseimbangan hidup.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews











