Tiga Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan pada Yadnya Kasada 2026

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com  – Ritual suci Yadnya Kasada yang digelar oleh masyarakat Suku Tengger Semeru di Pura Luhur Poten, kawasan lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, menandai lahirnya tiga dukun pandita baru.

Prosesi pengukuhan yang sarat akan nilai adat ini dilaksanakan pada Senin, 1 Juni 2026.

Bambang Suprapto, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, memaparkan bahwa ketiga dukun pandita yang baru dilantik tersebut berasal dari tiga wilayah berbeda, yaitu:

Desa Ngadisari (Kabupaten Probolinggo)

Desa Pandansari (Kabupaten Probolinggo)

Desa Cendang  (Kabupaten Pasuruan)

“Kami resmi mengukuhkan tiga dukun pandita baru yang masing-masing berasal dari Desa Ngadisari, Pandansari, dan Cendang,” ujar Bambang pada Senin (1/6).

Baca Juga :  Keputusan Final, Pemkot Probolinggo Tolak Pengaduan Izin Homestay Hadi’s Ketapang

Menjaga Harmoni dan Tradisi Tengger

Bambang menegaskan bahwa peran seorang dukun pandita sangat krusial dalam melestarikan adat istiadat, memelihara nilai-nilai spiritual, serta menjaga tatanan sosial warga Tengger.

Melalui pengukuhan ini, ia berharap ikatan persaudaraan dan kerukunan di antara masyarakat Tengger Semeru dapat semakin kokoh.

“Kami berharap kehidupan masyarakat ke depan bisa lebih harmonis dan sejahtera. Esensi hubungan baik antara manusia dengan Sang Pencipta, sesama manusia, serta alam semesta harus selalu dijaga keseimbangannya,” tambah Bambang.

Prosesi Ritual yang Khidmat

Upacara Yadnya Kasada tahun ini berjalan dengan sangat khusyuk. Ritual sakral tersebut dimulai dengan pelafalan doa-doa suci berdasarkan keyakinan tradisional suku Tengger.

Baca Juga :  LSM LIRA Sebut Wahana Kum-Kum Pelabuhan Probolinggo Ilegal dan Minim Keselamatan

Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian ritual, warga mengarak aneka hasil bumi—seperti sayur-mayur dan buah-buahan—untuk dilarung ke dalam kawah aktif Gunung Bromo. Prosesi ini merupakan bentuk nyata dari rasa terima kasih dan syukur mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tentang Yadnya Kasada

Yadnya Kasada ialah upacara adat tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat Suku Tengger di kawasan Gunung Bromo. Ritual ini menjadi simbol ungkapan syukur sekaligus momentum untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan keseimbangan hidup.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus
Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih
Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana
Polisi Pantau Lahan Jagung Jrebeng Lor untuk Dukung Ketahanan Pangan
Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Jrebeng Lor Probolinggo Gelar Lomba Lampu Hias Rumah
DPRD Kota Probolinggo Dorong Percepatan P-APBD 2026 demi Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Guru
Dua Atlet Muaythai Probolinggo Sabet Medali di Kejurnas IMC 2026 Bekasi
Pemkot Probolinggo Bebaskan Denda PBB 2008–2025 Spesial HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:03 WIB

HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Polisi Pantau Lahan Jagung Jrebeng Lor untuk Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:25 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Jrebeng Lor Probolinggo Gelar Lomba Lampu Hias Rumah

Berita Terbaru