PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 di Kota Probolinggo berlangsung meriah dengan aksi gotong royong masif.
Mengusung tema Inspired by Nature for Climate and for Our Future, pemerintah dan masyarakat bergerak serentak melakukan aksi bersih-bersih (korve) di 200 RW dan lima pasar tradisional pada Sabtu (6/6).
Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, di depan Pasar Baru. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi khusus kepada para relawan kebersihan yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ia menegaskan bahwa kebersihan pasar adalah wajah kota yang mencerminkan keberhasilan ekonomi, sekaligus bersyukur atas prestasi kota dalam pengendalian inflasi yang tidak terlepas dari pengelolaan pasar yang terjaga baik.
Untuk memperkuat tutupan hijau, Pemkot Probolinggo melakukan penanaman 1.000 bibit pohon beringin dan kayu putih.
Melalui zoom meeting, wali kota memantau langsung pelaksanaan korve serentak di 200 RW, berdialog dengan lurah serta ketua RW, dan memuji kekompakan warga sebagai modal utama keberhasilan kota.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Retno Wandansari, menambahkan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini mengusung semangat Kota Probolinggo Proklim (Probolinggo Inovatif Berketahanan Iklim).
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aksi bersih-bersih, tetapi juga mencakup lomba vlog lingkungan bagi para RW.
Lingkungan Sepanjang Juni 2026
Peringatan HLH tahun ini berlangsung sepanjang bulan Juni dengan berbagai agenda edukatif.
Rangkaian diawali dengan sosialisasi pengurangan kantong plastik sekali pakai di Pasar Randu Pangger pada 10 Juni, diikuti dengan sarasehan lingkungan dan penanaman bibit gayam di Kelurahan Pilang pada 11 Juni.
Pada 17–19 Juni, akan diadakan edukasi lingkungan di Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) yang meliputi lomba mewarnai, melukis, serta sosialisasi cinta satwa bersama Taman Safari Indonesia.
Selanjutnya, pada 18 Juni 2026 akan dilakukan penguatan kolaborasi lintas iman dalam pengelolaan lingkungan di tempat ibadah.
Seluruh rangkaian akan ditutup melalui Festival Hari Lingkungan Hidup 2026 Proklim yang dijadwalkan pada 20 Juni 2026 di kawasan utara TWSL.
Sebagai bentuk dukungan nyata, DLH Kota Probolinggo juga menggandeng Bank Jatim untuk menyalurkan 100 tas guna ulang kepada masyarakat.
“Gerakan ini tidak boleh berhenti hari ini saja. Jadikan kebersihan sebagai budaya dan kebiasaan bersama agar Kota Probolinggo semakin nyaman, sehat, dan membanggakan,” pungkasnya.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews











