Tingkatkan Kualitas Indeks Air, Pramuka Kota Probolinggo Bersihkan Sungai

- Jurnalis

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Sungai adalah aliran air yang mengalir secara terus-menerus dari sumbernya menuju muara, biasanya berakhir di laut, danau, atau sungai lainnya.

Mereka memainkan peran vital dalam ekosistem, menyediakan habitat bagi berbagai spesies dan mendukung kehidupan manusia dengan menyediakan air bersih, irigasi, dan jalur transportasi.

Sungai terbentuk dari pencairan salju, hujan, atau sumber air lainnya, dan perjalanan mereka sering kali melibatkan aliran melalui berbagai lanskap seperti pegunungan, dataran rendah, dan lembah.

Sungai juga berfungsi dalam pembentukan tanah, dengan endapan yang dibawa selama aliran mereka membentuk delta dan dataran banjir. Selain itu, sungai berperan penting dalam siklus hidrologi, membantu mengatur iklim dan cuaca.

Dari segi kebudayaan, sungai seringkali memiliki nilai historis dan spiritual, sering menjadi pusat kehidupan dan peradaban. Dalam rangka memeriahkan HUT ke-63 Pramuka, pagi tadi (30/08) Gerakan Pramuka Kota Probolinggo menggelar Apel Pramuka Peduli Sungai yang dilaksanakan di Taman Manula, Jl. Soekarno Hatta.

Giat apel itu dibuka secara langsung oleh Penjabat Walikota Nurkholis yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab).

Puluhan anggota Pramuka Perwakilan Gugus Depan dari 5 Kwartir Ranting Pramuka, Anggota Brigade Penlong 13.33, perwakilan OPD terkait, Komunitas Pencinta Lingkungan, BPBD, PT. Eratex Djajah dan juga masyarakat sekitar wilayah sungai umbul dan sungai kasbah berpartisipasi dalam giat ini.

Baca Juga :  Program Konversi Motor Listrik di Kota Probolinggo Sasar Masyarakat Desil 5 Ke Bawah

Kegiatan Pramuka Peduli Sungai ini adalah salah satu inisiatif penting dalam rangka menjaga dan melestarikan lingkungan hidup khususnya sumber daya air.

Program ini tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian sungai tetapi juga untuk membangun kepedulian serta keterlibatan aktif di kalangan anggota pramuka terhadap isu-isu lingkungan.

Selaku Mabicab, Nurkholis dalam sambutannya, sangat mengapresiasi gagasan kegiatan yang dilakukan karena sejalan dengan program Pemkot “Bersih-bersih Got”.

“Sangat luar biasa, apa yang dilakukan pramuka sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat Kota Probolinggo, selaras dgn program kami untuk meminimalisir banjir.

Mudah-mudahan apa yang kita lakukan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain dan Kota Probolinggo bebas banjir,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan pertengahan bulan September nanti, Pramuka bakal punya gawe besar yang juga akan menjadi sorotan masyarakat se-Indonesia. Pasalnya di bulan itu akan dilaksanakan penanam bibit pohon mangga sebanyak 20.000 bibit yang nantinya akan menyabet gelar Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Saya rasa ini lompatan yang sangat luar biasa. Karena se-Indonesia belum ada Gerakan Pramuka yang menanam pohon sampai puluhan ribu. 17.500 itupun hanya polybag, yang pernah digelar oleh Pramuka Kwardah Jabar, tetapi dari MURI meskipun polybag sama dengan pohon. Hanya kita lebih spesifik karena yang kita tanam bukan sembarang tanaman, akan tetapi sebagai ikonik kebanggaan kota kita,” jabarnya.

Baca Juga :  Kapolres Probolinggo Kota Cup 2026 Diikuti 300 Peserta, Jadi Ajang Pelestarian Burung Perkutut

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Retno Wandansari menyampaikan, gerakan peduli sungai merupakan upaya untuk tetap menjaga kualitas indeks air dengan melakukan clean up Sungai Umbul dan Kasbah agar kualitas air meningkat. Pihaknya juga melakukan pengambilan uji sampel kualitas air.

“Kita lakukan pengambilan air sebelum dibersihkan dan sesudah clean up, nantinya kita lihat apakah ada pengaruh setelah dilakukan pembersihan.

Kita juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan CSR dari PT. KTI dan PT. Eratex, bahwasanya kami ke depan akan memasang trash boom alat untuk menangkap sampah di sungai, dengan harapan air yang mengalir sudah tidak ada sampah lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut Retno menjelaskan, bahwa sungai menjadi salah satu bagian penting bagi manusia yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, dengan harapan jika kualitas indeks air meningkat juga mencerminkan kualitas masyarakatnya.

Dengan tetap gotong royong dalam menjaga kebersihan sungai bersama segenap elemen masyarakat, agar tercipta kesadaran kolektif akan tanggung jawab kita terhadap lingkungan.

Penulis : Nos

Editor : D.e

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus
Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih
Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana
Polisi Pantau Lahan Jagung Jrebeng Lor untuk Dukung Ketahanan Pangan
Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Jrebeng Lor Probolinggo Gelar Lomba Lampu Hias Rumah
DPRD Kota Probolinggo Dorong Percepatan P-APBD 2026 demi Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Guru
Dua Atlet Muaythai Probolinggo Sabet Medali di Kejurnas IMC 2026 Bekasi
Pemkot Probolinggo Bebaskan Denda PBB 2008–2025 Spesial HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:03 WIB

HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Polisi Pantau Lahan Jagung Jrebeng Lor untuk Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:25 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Jrebeng Lor Probolinggo Gelar Lomba Lampu Hias Rumah

Berita Terbaru