Pemerintah Kota Probolinggo Menghidupkan Kembali Sejarah di Balik Menara Air Randupanggar

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menara air randu pangger kota Probolinggo

Menara air randu pangger kota Probolinggo

Probolinggo,Bolinggonews.com – ​Pemerintah Kota Probolinggo tengah bersiap menyulap Menara Air Randupanggar, sebuah monumen kokoh peninggalan kolonial Belanda, menjadi destinasi wisata edukasi sejarah.

Langkah ini diambil setelah Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Bayuangga dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) melihat potensi besar situs cagar budaya tersebut sebagai laboratorium sejarah yang hidup, terutama bagi para pelajar.

​Direktur PUDAM Bayuangga Kota Probolinggo, Indra Sovia Jalal, bergerak cepat menginisiasi rencana ini. Ia menegaskan bahwa pengembangan menara menjadi objek wisata edukasi merupakan upaya krusial agar nilai-nilai sejarah tidak terkikis oleh zaman.

Indra mengamati bahwa kesadaran generasi muda terhadap sejarah infrastruktur air mulai memudar. Oleh karena itu, ia bertekad menghadirkan kembali narasi sejarah tersebut melalui konsep wisata yang menarik dan transformatif secara bertahap. Senin, (09/02/26).

“Menara air ini penting dijadikan wisata edukasi sejarah. Kita ingin menunjukkan kembali sejarahnya, khususnya kepada anak-anak sekolah. Nantinya ada beberapa spot yang bisa dikunjungi, seperti menara air, rumah dinas, hingga rumah pompa,” ujar Indra.

Baca Juga :  Menuju Pemilu 2029, KPU Kota Probolinggo Ingatkan Parpol Segera Update Data di Sipol

Ia menjelaskan, PUDAM Bayuangga berencana menggandeng Dinas Pendidikan dengan mengirimkan surat resmi terkait program wisata edukasi air.

Melalui konsep tersebut, pengunjung tidak hanya berwisata, tetapi juga belajar tentang sejarah pengelolaan air bersih di Kota Probolinggo yang berawal dari peninggalan kolonial Belanda.

“Secara aturan, cagar budaya tidak masalah dijadikan tempat wisata. Harapan kami, Kota Probolinggo punya wisata sejarah yang diminati. Bahkan nanti akan ada kuis edukatif dengan hadiah, agar anak-anak semakin tertarik belajar sejarah air,” tambahnya.

Indra juga menargetkan wisata edukasi ini dapat menjadi alternatif tujuan bagi wisatawan, termasuk turis kapal pesiar yang selama ini hanya mengunjungi Gereja Merah, museum, atau pasar.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Belanda juga pernah membangun menara air di Kota Probolinggo,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dispopar Kota Probolinggo, M. Abbas, menyatakan Menara Air Randupanggar merupakan salah satu cagar budaya yang wajib dilestarikan dan dikenalkan kepada masyarakat luas, baik warga lokal maupun luar daerah.

Ia menekankan bahwa meskipun bagian atas menara dan tangga tidak lagi difungsikan, secara sistem menara air tersebut masih berperan dalam pengaliran air bersih bagi Kota Probolinggo.

Baca Juga :  Petugas Dapur Rutan Kraksaan Probolinggo Pastikan Tempat Makan Dalam Keadaan Bersih dan Layak

“Menara air ini akan dijadikan wisata sejarah, khususnya edukasi tentang pengaliran air. Pengelola kawasan menara air berinisiatif membangun tempat studi wisata sejarah, dan kami dari Dispopar sangat mendukung karena ini penting dikenali masyarakat,” jelas Abbas.

Menurutnya, wisata edukasi menara air memiliki potensi besar untuk meningkatkan pengetahuan anak sekolah dan generasi muda tentang sejarah pengelolaan air di Kota Probolinggo.

Namun, ia menekankan perlunya persiapan matang, mulai dari penyusunan narasi sejarah yang detail dan akurat, penyediaan fasilitas pendukung seperti area parkir, hingga konsep daya tarik yang mampu mengundang minat pengunjung.

“Konsepnya harus menarik, sehingga masyarakat mau datang dan belajar. Menara air ini sudah melalui kajian dan resmi masuk sebagai cagar budaya yang perlu dilestarikan,” pungkasnya.

Dengan pengembangan tersebut, Menara Air Randupanggar diharapkan tidak hanya menjadi saksi bisu sejarah, tetapi juga ruang belajar hidup yang memperkuat identitas sejarah Kota Probolinggo.

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo
Viral Jual Beli Bansos, Dinsos Probolinggo Beri Respon Tegas
Sinergi Ulama dan Umara: Pengukuhan Pengurus MUI Se-Kota Probolinggo Masa Khidmat 2026–2031
Perkuat Sinergitas, DPC PPP Kota Probolinggo Gelar Audiensi dengan Wali Kota dr. Aminudin

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 27 September 2026 - 10:22 WIB

260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov

Sabtu, 26 September 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 19:40 WIB

Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Selasa, 22 September 2026 - 12:38 WIB

Viral Jual Beli Bansos, Dinsos Probolinggo Beri Respon Tegas

Berita Terbaru

Hukum

Maling Satroni Kandang, Dua Sapi di Probolinggo Raib

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:33 WIB